Diancam Demo, Dinas PPKA Cairkan Gaji 13

LOTIM,Lomboktoday.co.id – Setelah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berencana untuk melakukan aksi unjuk rasa menuntut agar gaji ke-13 segera dicairkan, akhirnya Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA) Lotim langsung mencairkan gaji ke-13, pada Senin (15/7).

Sementara untuk memastikan dicarikannya gaji ke-13 PNS, dari perwakilan PNS mendatangi kantor Dinas PPKA Lotim. Karena kalau tidak ada kepastian akan dicairkan maka tentunya PNS sudah siap untuk mendatangi kantor Dinas PPKA Lotim untuk melakukan aksi agar gaji ke-13 cepat dicairkan.

“Kalau tidak ada kepastian pencairan gaji ke-13 Senin ini, maka PNS mengancam untuk aksi hari berikutkan, akan tetapi tetapi dari Dinas PPKA memastikan pencairannya,” tegas salah seorang perwakilan PNS Lotim yang enggan di korankan namanya datang ke Dinas PPKA Lotim, Senin (15/7).

Di tempat terpisah Sekretaris Dinas PPKA Lotim, M.Khairi saat dikonfirmasi mengatakan kalau gaji ke-13 PNS di Lotim dicairkan hari Senin ini. Sedangkan mengenai masalah kenapa Lotim mengalami keterlambatan pencairan ia mengaku tidak mengetahuinya, karena bidang tehnis yang menanganinya.

“Untuk lebih jelasnya silahkan saja ke bidang anggaran, agar menjadi lebih jelas masalahnya, akan tetapi gaji ke-13 tetap dicairkan, sehingga PNS diminta untuk bersabar,” ujar M.Khairi seraya mengatakan yang mengetahui masalah adalah Kadis PPKA dan Kabid Anggaran.

Kepala Bidang Anggaran, Akutansi dan Pembendaharaan Dinas PPKA Lotim, M.Hasni mengatakan pihaknya memang mendengar ada informasi mengenai PNS yang mau turun aksi terkait dengan masalah gaji ke-13 yang belum dicairkan. Namun yang jelas dari Dinas PPKA Lotim tetap akan mencairkan gaji ke-13 yang menjadi hak PNS di Lotim.

“Hari senin ini gaji ke-13 PNS di Lotim dicairkan, sedangkan prosesnya tinggal di Bank,” ujar Hasni seraya mengatakan terjadinya keterlambatan pencairan gaji ke-13, karena PNS di Lotim paling besar jumlahnya apabila dibandingkan dengan kabupaten/kota di NTB.

Dikatakannya sebenarnya gaji ke-13 akan dicairkan pada hari Jumat (12/7) lalu, akan tetapi karena pada waktu itu terdapat dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang belum menyerahkan SMP-nya.

“Sehingga inilah yang menyebabkan kami tidak bisa mencairkan,apalagi waktunya sangat pendek sekali. Kami dan pihak bank memutuskan untuk mencairkan gaji ke-13 hari Senin yang waktunya cukup panjang,” katanya.

Menurutnya, total jumlah gaji ke-13 PNS sebesar Rp 46 Milyar lebih dengan jumlah PNS yang menerima sebanyak 12.500 orang lebih, termasuk di dalamnya guru.

“PT Bank NTB sudah mengontok Bank Indonesia, untuk mengambil uang hari Senin ini, untuk kemudian diciarkan melalui SKPD masing-masing,” terang Kabid Anggaran Dinas PPKA Lotim seraya mengatakan untuk honorer juga mendapatkan honor ke-13  di masing-masing SKPD satu kali honor. SR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *