Harga Sembako di Loteng Belum Stabil

BELUM STABIL: Memasuki minggu kedua bulan Puasa Ramadhan 1434 Hijriyah, harga kebutuhan pokok masyarakat di sejumlah pasar tradisional di Lombok Tengah belum stabil. Dok/Lomboktoday.co.id
BELUM STABIL: Memasuki minggu kedua bulan Puasa Ramadhan 1434 Hijriyah, harga kebutuhan pokok masyarakat di sejumlah pasar tradisional di Lombok Tengah belum stabil. Dok/Lomboktoday.co.id
BELUM STABIL: Memasuki minggu kedua bulan Puasa Ramadhan 1434 Hijriyah, harga kebutuhan pokok masyarakat di sejumlah pasar tradisional di Lombok Tengah belum stabil. Dok/Lomboktoday.co.id

LOTENG, Lomboktoday.co.id-Memasuki minggu kedua bulan Puasa Ramadhan 1434 Hijriyah, harga beberapa kebutuhan pokok di pasaran sampai saat ini masih belum stabil.

Pantauan Lomboktoday.co.id di Pasar Tradisional Renteng, Praya, Loteng, pada Sabtu (20/07), harga beberapa kebutuhan pokok masyarakat memang belum stabil. Harga cabai merah misalnya, meski terjadi penurunan dari harga sebelumnya Rp100 ribu per kilogram dan turun menjadi Rp60 ribu per kilogram. Tapi, itu belum berdampak positif bagi masyarakat. Karena, harga tersebut masih dianggap mahal oleh sebagian besar masyarakat kecil.

Begitu juga dengan tomat, harganya masih bertengger di posisi Rp18 ribu per kilogram. Harga telur mencapai Rp37 ribu per tray, minyak goreng Rp12 ribu per kilogram, gula pasir Rp11 ribu per kilogram, beras Rp7.000 per kilogram. Bahkan, harga daging sapi pun sampai saat ini belum mengalami penurunan.

Salah seorang pedagang daging sapi, Uyun, saat ditemui di Pasar Renteng, Praya, Loteng, mengaku bila harga daging sapi sampai saat ini masih berada pada angka Rp90 ribu per kilogram. Hanya saja, memang diakui bila harga daging itu tergantung dari kelasnya.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *