Meski “Loncat Pagar”, 8 Anggota DPRD Tetap Aman

LOTIM,Lomboktoday.co.id – Meski sudah “loncat pagar” dan mendaftarkan diri dalam pemilihan legislatif 2014 dengan Parpol yang berbeda, namun delapan orang anggota DPRD Lombok Timur tetap dalam posisi aman.

Mereka batal diberhentikan atau Pergantian Antar Waktu (PAW), karena Partai yang mengantar mereka duduk di kursi dewan, tidak lolos sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 nanti.

Delapan anggota dewan itu berasal dari Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Patriot dan Partai Pemuda Indonesia (PPI).

Sebelumnya, pimpinan DPRD Lotim telah memproses PAW terhadap mereka lantaran pindah partai saat mencalonkan diri kembali menjadi Caleg dalam Pemilu 2014.

“Tapi, dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 39 tahun 2013 tentang kedudukan anggota DPRD yang pindah partai, maka delapan anggota DPRD Lotim batal dilakukan proses PAW-nya,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim, Daeng Paelori didampingi Kabag Hukum dan Humas DPRD Lotim, H.Ahyan, Kamis (1/8).

Sementara untuk anggota dewan yang “loncat pagar” namun partai lamanya lolos sebagai peserta Pemilu 2014, paparnya, maka proses PAW terhadap mereka tetap akan dilakukan. Diantaranya yang berasal dari Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), tentunya proses PAW-nya tetap dilanjutkan dan tidak boleh terhenti.

“Karena itu merupakan keinginan dari partai politik tempat anggota DPRD itu bernaung. Begitu juga dengan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) telah memproses usulan PAW untuk anggotanya yang pindah partai. Meski tidak masuk dalam parpol peserta pemilu, akan tetapi merupakan keinginan dari partai yang bersangkutan, sehingga tentunya tetap diteruskan proses PAW-nya,” katanya.

Dijelaskan, pimpinan DPRD Lotim sudah memproses pemberhentian bagi anggota DPRD Lotim yang pindah partai, sebelum putusan MK itu keluar.

“Dalam putusan MK tersebut, sudah sangat jelas sekali. Untuk yang pindah partai dan partai lamanya tidak tercatat sebagai peserta Pemilu 2014, maka bisa tetap menjadi anggota DPRD Lotim sampai masa akhir jabatannya,” kata Daeng Paelori yang juga Ketua DPD Partai Golkar Lotim. SR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *