Dua Penjual Miras Tradisional Diamankan Polisi

LOTIM,Lomboktoday.co.id – Jajaran Polres Lombok Timur berhasil mengamankan dua orang penjual minuman keras (Miras) tradisional jenis Tuak, dari dua lokasi berbeda, selama Lebaran Topat berlangsung, Kamis (15/8) di wilayah Lotim.

Seorang pria bernama Supardi (30), warga Songak, Desa Songak, Kecamatan Sakra berhasil diamankan petugas kepolisian di simpang tiga jalan Dusun Tiga, Desa Kerongkong, Kecamatan Sukamulia, sekitar pukul 14.30 Wita. Supardi tertangkap saat sedang membawa 462 liter tuak dalam beberapa jerigen.

Sementara pelaku lainnya berinisial AH (30) warga Karang Kapitan, Kecamatan Pringgabaya, diamankan di wilayah Bagik Papan, Pringgabaya, sekitar pukul 20.00 Wita dengan barang bukti 105 liter tuak terbagi dalam 700 botol.

“Sepanjang Lebaran Topat itu petugas kami mengamankan ratusan liter minuman keras jenis Tuak dan mengamankan dua orang pelaku penjualnya dari dua lokasi berbeda,” kata Kapolres Lotim yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Yuyan Priatmaja, S,ik Jumat (16/8).

Menurutnya, para pelaku ini membawa miras jenis Tuak dari luar Lotim dan akan dijual di wilayah Lotim. Berkat informasi masyarakat, polisi kemudian mencegat mereka di lokasi yang akan dilalui.

“Mereka pakai mobil, dan saat dicegat dan diperiksa kendaraannya ternyata benar, mengangkut miras,” katanya.

Kedua pelaku sudah diproses hukum, masing-masing di Polsek Sukamulia dan Polsek Pringgabaya. Mereka dianggap melakukan tindak pidana ringan (Tipiring) dan melanggar Peraturan Daerah (Perda) Lotim tentang larangan memasarkan minuman keras. SR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *