Dua Kelompok Pemuda di Sembalun Terlibat Tawuran

LOTIM,Lomboktoday.co.id – Dua kelompok pemuda dari Dusun Lauk Rurung Barat dengan Dusun Jorong, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Jumat malam (16/8) terlibat tawuran. Mereka saling serang dengan menggunakan batu dan kayu di depan SDN 1 Sembalun Bumbung sekitar pukul 20.00 Wita.

Akibat tawuran itu, dua orang pemuda kampung Dusun Jorong yakni Hanwadi (25) dan Hendrianto (18)  mengalami luka lebam di bagian mata sebelah kiri dan luka memar dibagian belakang telinga sebelah kanan. Namun untung aksi tawuran tersebut, tidak berlanjut karena aparat cepat datang ke lokasi untuk mengamankan situasi.

Kapolres Lotim, AKBP Dede Alamsyah,S,ik saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan mengenai kasus tawuran dua pemuda kampung di wilayah kecamatan Sambalun. Akan tetapi cepat diatas sehingga tidak berlanjut aksi tawuran
maupun perkelahian tersebut.

“Akibat tawuran itu, dua pemuda dari kampung Dusun Jorong mengalami luka ringan, namun tidak sampai di bawa ke Puskesmas setempat,” ujar Dede Alamsyah seraya mengatakan kasus tawuran itu terjadi hanya karena masalah sepele saja.

Kapolres menuturkan, kasus tawuran pemuda dua kampung tersebut bermula dari dari dua orang pemuda dari Dusun Jorong dengan menggunakan sepeda motor hendaknya bertamu ke rumah temannya yang tidak jauh dari tempat tersebut.

Namun tepat di depan SDN 1 Sembalun Bumbung dua pemuda Jorong ini dihadang oleh sekitar 10 orang pemuda dari dusun Lauk Rurung Barat, untuk kemudian langsung dipukul beramai-ramai.  Sehingga menyebabkan dua pemuda dari kampung Jorong mengalami luka lebam dan langsung melarikan diri dari pukulan pemuda Dusun Lauk Rurung Barat.

Mereka meninggalkan sepeda motornya dan menyelamatkan diri untuk meminta bantuan kepada pemuda lainnya, sehingga dari pemuda dusun Jorong datang ke TKP. Untuk kemudian mereka melakukan aksi saling lempar batu dan kayu di tengah jalan.

“Aksi saling lempar baru selesai setelah anggota kita datang ke TKP untuk mengamankan situasi agar tidak berlanjut,” terang Kapolres Lotim, AKBP Dede Alamsyah, S,ik seraya mengatakan pihaknya masih sedang mendalami penyebab terjadinya aksi perkelahian maupun tawuran tersebut. SR

Kirim Komentar

Leave a Reply