Pemda KLU Berencana Bentuk Perda Miras

KLU, Lomboktoday.co.id – Maraknya peredaran minuman keras (Miras) illegal dan miras oplosan di wilayah Lombok Utara direspons cepat oleh Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Bukan saja mulai menggelar penertiban di sejumlah kawasan wisata, Pemda juga berencana membentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang Peredaran Minuman Keras.

H Najmul Akhyar

H Najmul Akhyar

“Persoalan ini (peredaran Miras illegal, red) harus segera disikapi, meskipun razia atau penertiban sudah dilakukan, namun dirasa perlu untuk tindaklanjut yang lebih, salah satunya dengan mewacanakan pembentukan  Perda miras jika memang diperlukan,” tegas Wakil Bupati KLU, H Najmul Akhyar.

Merebaknya informasi isu peredaran miras illegal di kawasan tiga Gili, lanjut Najmul, berpotensi memberi citra buruk bagi kelangsugan aktivitas pariwisata di KLU pada umumnya, terlebih paska tewasnya wisatawan asing di Gili Trawangan awal tahun lalu, banyak diberitakan media-media online dalam dan luar negeri.

“Maraknya peredaran miras di daerah ini, bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, namun juga membutuhkan kerjasama semua pihak, termasuk para pelaku wisata dan masyarakat, mengingat resisitensinya terhadap kelangsungan dunia pariwisata kita cukup tinggi,” sambungnya.

Beberapa bulan lalu, pemerintah daerah bersama badan pengawasan obat dan makanan (BP POM) NTB, Polres KLU, Badan Narkotika Kabupaten (BNK), dan sejumlah instansi terkait, yang tergabung dalam tim penertiban telah menggelar razia peredaran miras illegal di kawasan tiga Gili.

Tim ini juga melakukan sosialisasi terhadap para pelaku usaha dagang dan restaurant penyedia berbagai merek minuman beralkohol di daerah itu. DNU

Kirim Komentar

Leave a Reply