Djohan: Investasi Perhotelan Tak Harus di Pulau

KLU, Lomboktoday.co.id—Bupati KLU, Djohan Sjamsu mengatakan, investasi perhotelan dan restaurant berkapasitas besar, tidak harus difokuskan di tiga Gili, namun akan digiring ke wilayah daratan. Hal ini dimaksud untuk menciptakan pemerataan ekonomi masyarakat di daerah ini.

‘’Selain untuk upaya pemerataan ekonomi warga, hal itu juga bertujuan untuk menghindari terjadinya kosentrasi atau penumpukan bangunan hotel di tiga Gili,’’ ungkapnya kepada sejumlah wartawan di Tanjung, KLU, Sabtu (17/08).

Saat disinggung terkait informasi adanya rencana investasi oleh grup atau konsorsium JW Marriot di Lombok Utara, Djohan menegskan jika sejauh ini pihaknya belum menerima pengajuan izin kegiatan usaha dari konsorsium yang dimaksud.

‘’Sejauh ini belum ada pengajuan izin dari pihak JW Marriot. Kalaupun ke depan izin resmi diajukan, maka dirasa perlu untuk dilakukan kajian secara kompherensif. Kita harus lebih selektif dalam menyepakati rencana investasi,’’ samubungnya.

Sementara itu, dalam beberapa minggu terakhir, santer diberitakan adanya rencana investasi dari salah satu konsorsium bidang perhotelan terbesar di Indonesia itu untuk melebarkan sayap bisnisnya di kabupaten penghasil Kakao terbesar di Propinsi NTB ini. Bahkan, pihak JW Marriot saat ini dikabarkan tengah melakukan uji kelayakan (visibility) di kawasan Gili Terawangan.(DNU)

Kirim Komentar

Leave a Reply