Meriah, Perisaian di Desa Jago Ramai Penonton

2 minutes reading
Saturday, 31 Aug 2013 14:24 1 1469 Editor

LOTENG,Lomboktoday.co.id – Atraksi Perisaian di Desa Jago, Kecamatan Praya, Lombok Tengah (Loteng), yang sudah terlaksana sejak sepekan lalu, berlangsung meriah dan selalu ramai dikunjungi penonton setiap sore hari.

MERIAH. Beginilah suasana ramai penonton dalam event Perisaian yang digear di Desa Jago. [Lomboktoday/Akhyar Rosidi]

MERIAH. Beginilah suasana ramai penonton dalam event Perisaian yang digear di Desa Jago. [Lomboktoday/Akhyar Rosidi]

Tadinya, Pemerintah Desa setempat menggelar acara ini untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke 68. Namun karena animo masyarakat cukup banyak dan sejumlah donatur mendukung, maka acara terus diperpanjang.

“Kami gelar sebenarnya acara ini selama satu Minggu, tetapi karena ada donatur lagi maka kegiatan Perisaian ini kita akan dilanjutkan sesuai dengan dana yang ada,” kata Panitia Perisaian Desa Jago, Hamzanwadi.

Perisaian atau biasa juga disebut Peresean, merupakan tradisi atraksi budaya masyarakat Lombok. Atraksi ini mempertontonkan adu kepiawaian dua orang pria, yang saling memukul menggunakan cemeti dari rotan untuk menyerang dan sebuah perisai terbuat dari kayu dan bahan kulit sebagai alat menangkis serangan.

Orang yang terlibat Perisaian itu disebut Pepadu. Nah, dalam setiap pertandingan, seorang juri akan berada diantara dua pepadu yang bertanding. Setiap Pepadu yang maju bertanding, harus mengenakan sapuk atau pengikat kepala berbahan kain, dan bertelanjang dada.

Biasanya, di pulau Lombok, event Perisaian digelar jika ada peringatan atau perayaan hari besar, atau hari-hari tertentu yang memang dijadwalkan.

“Ini sengaja digelar (di Desa Jago) untuk memeriahkan HUT RI, karena budaya Peresean ini merupakan warisan budaya Sasak Lombok yang sangat perlu dilestarikan,” kata Hamzan.

Pantauan Lomboktoday Jumat sore (30/8), masyarakat ramai menyaksikan adu atraksi antar Pepadu di Desa Jago. Sorak sorai dari suporter masing-masing menambah semangat para pepadu.

Untuk memeriahkan acara, para pepadu juga diambil dari masyarakat setempat atau pengunjung yang datang. Tentu saja jika mereka mau dan berani, sebab tidak semua orang punya ketangkasan memainkan perisaian ini.

Dalam perkembangan dunia pariwisata saat ini, atraksi budaya Perisaian Lombok sudah menjadi salah satu ikon seni budaya yang mengundang minat wisata ke NTB.

Selain sarat akan makna filosofi yang mengajarkan sifat ksatria dan sifat sportif, atraksi Perisaian juga kaya akan keindahan seni.

Sebab, para pepadu selalu bergerak seirama dengan iringan musik tradisional Gendang Beleq dan sejenisnya, yang biasanya selalu mewarnai event Perisaian. ROS

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    asier
    10 year ago

    melestarikan budaya sasak sangat perlu, lanjutkan pemuda sasak..mari bangkit..!! menuju NTB bersaing.

LAINNYA