Warga Pengembur Tuntut Penyelesaian Sengketa Pecatu

Warga Desa Pengembur mendatangi Kantor Bupati Lombok Tengah, Senin (9/9) meminta Pemda menyelesaikan sengketa Pecatu di wilayahnya. [Lomboktoday.co.id/Akhyar Rosidi]

LOTENG,Lomboktoday.co.id – Puluhan warga Desa Pengembur, Kecamatan Pujut bersama jajaran Pemerintah Desa setempat, Senin (9/9) mendatangi kantor Bupati Lombok Tengah di Kota Praya, Loteng.

Warga Desa Pengembur mendatangi Kantor Bupati Lombok Tengah, Senin (9/9) meminta Pemda menyelesaikan sengketa Pecatu di wilayahnya. [Lomboktoday.co.id/Akhyar Rosidi]
Warga Desa Pengembur mendatangi Kantor Bupati Lombok Tengah, Senin (9/9) meminta Pemda menyelesaikan sengketa Pecatu di wilayahnya. [Lomboktoday.co.id/Akhyar Rosidi]
Mereka meminta Pemda Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) untuk bersikap tegas dalam penyelesaian sengketa tanah Pecatu 6,8 Hektare milik Desa yang kini diklaim oleh warga luar sejak 2012 silam.

Kepala Desa Pengembur, Supardi Yusup menjelaskan, tanah Pecatu Desa seluas 6,8 Hektare tersebut mulai diklaim oleh HL Dalael, warga Desa Penujak sejak Desember 2012 lalu, saat kepemimpinan di Desa masih dijabat Kades Sementara, L Gunadi.

Tanah itu saat ini digadaikan oleh pihak pengklaim kepada 11 orang warga Desa Pengembur sendiri,  sehingga tanah pecatu Desa itu saat ini digarap oleh warga tersebut.

“Tanah Pecatu itu tidak pernah digadai oleh pihak Desa, tapi kok tiba –tiba ada penebusan dari pihak pengklaim, itukan aneh ?. Dan Tanah pecatau itu sudah ada sejak tahun 1965 sebelum Desa Pengembur ada dan tanah pecatu tersebut sudah dikuasai oleh Pemda sejak lama,” katanya.

Supardi meminta Pemda Kabupaten Loteng turun tangan menyelesaikan masalah ini. Sebab, pihaknya sudah beberapa kali melakukan musyarawah namun permasalahan tersebut belum juga bisa diselesaikan.

“Kami berharap Pemda bertindak tegas terhadap permasalahan ini,”katanya.

Kepada warga Pengembur yang datang, Asisten I Setdakab Loteng, Amin mengatakan, sebelum masalah ini dibawa ke jalur hukum, Pemda akan mamfasilitasi musyawarah dengan pihak terkait dalam waktu dekat ini.

“Sesuai instruksi Wakil Bupati (HL Normal Suzana), supaya kita melakukan musyawarah kembali dengan pihak terkait dalam waktu dekat ini,” kata Amin. ROS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *