Penadah Hasil Curian Diburu Polisi

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Jajaran Polres Lombok Timur terus memburu penadah hasil curian, sedangkan pada sisi lainnya aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Lotim semakin marak.

Sementara praktek penadahan yang dilakukan sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga ini terus dilakukan pengejaran oleh Polres Lotim, untuk mengungkap pelaku kejahatan lainnya.

Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Yuyan Priatmaja, S,ik saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya sedang memburu penadah hasil curian, bahkan pihaknya sudah mengetahui identitas mereka dan masih dalam pengejaran.

“Kami sedang memburu penadah hasil curian, sehingga cepat atau lambat pasti akan tertangkap,” terang Yuyan Priatmaja.

Dijelaskan, dalam praktek penadahan setelah tertangkapnya salah seorang pelaku curanmor yang sudah ditetapkan Polisi sebagai tersangka, yakni Zn (23), warga Tanak Mira, Kecamatan Wanasaba. Dengan pelaku mengaku sudah lima kali mengambil motor orang ini ditangkap di rumah mertuanya di Wanasaba, Sabtu (28/9).

Begitu juga saat penangkapan Zn, Sabtu (28/9) lalu, posisi sang mertua sudah tidak diketahui, dengan penadah menghilang, sedangkan dari pengakuan tersangka Zn, kalau berulang kali melakukan aksi curanmor.

Sementara tertangkapnya Zn ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan Polres Lotim, setelah menerima laporan aksi curanmor yang berhasil digagalkan Kadus Dasan Tirpas Desa Tirtanadi Kecamatan Labuhan Haji pada tanggal 22 September lalu.

Barang bukti berupa telpon genggam dan kunci T yang dibawa tersangka saat beraksi itu kini dipegang aparat Polres Lotim. Sedangkan pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini hingga para pelaku lain dibalik maraknya aksi curanmor ini bisa terungkap.

“Pelaku Zn kini mendekam di tahanan Mapolres Lotim. Ia diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” tandas Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Yuyan Priatmaja, S.ik.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *