Pemkot Mataram Salurkan 53 Ekor Hewan Kurban

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Pemerintah Kota Mataram memotong 53 ekor hewan kurban usai pelaksanaan salat Idhul Adha 1434 Hijriyah, Selasa (15/10) di halaman kantor Walikota Mataram. Dari 53 ekor hewan kurban tersebut, sebanyak 16 ekor sapi dan 37 ekor kambing.

Walikota Mataram, H Ahyar Abduh usai pelaksanaan salat Ied, menyerahkan secara simbolis hewan kurban yang terdiri dari 16 ekor sapi dan 37 ekor kambing kepada panitia yang akan dibagikan kepada warga Kota Mataram melalui SKPD di Kota Mataram.

Menurut Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kota Mataram, H Syaekhul Islam, Pemkot Mataram menyerahkan pembagian daging hewan kurban kepada SKPD yang ada di Pemkot Mataram untuk dibagikan langsung kepada masyarakat kurang mampu. Sementara itu, khusus untuk hewan kurban yang disembelih di Setda Kota Mataram yang dipusatkan di halaman kantor Walikota Mataram, pihak panitia memotong 6 ekor sapi.

‘’Untuk di Setda Kota Mataram, kita siapkan 40 kupon untuk dibagikan daging kurban kepada masyarakat kurang mampu dengan menyembelih 6 ekor sapi,’’ sebutnya.

Pada pelaksanaan salat Ied yang dipusatkan di lapangan eks kantor bupati Lombok Barat, dihadiri langsung oleh Walikota Mataram, H Ahyar Abduh, Wakil Walikota Mataram, H Mohan Roliskana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, H Lalu Makmur Said dan kepala SKPD lingkup Pemkot Mataram serta dihadiri ribuan PNS dan warga Kota Mataram.

Bertindak sebagai pembaca khutbah salat Idul Adha, H Husnan Ahmadi yang mengambil pelajaran mengambil tauladan serta keihklasan dari Nabi Ibrahim AS dan anaknya Nabi Ismail AS.

‘’Berkurban merupakan pembuktian ketaatan yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim dengan penuh keimanan dan keikhlasan kepada kita, di dalamnya terdapat bukti nyata dan hikmah yang amat dalam, i’tibar yang sangat besar dalam konteks kehidupan kita sekarang ini,’’ kata H Husnan Ahmadi dalam khutbahnya.

Ia mengatakan, setidaknya ada tiga komitmen dalam membangun masyarakat, keluarga, bangsa dan negara. Pertama, komitmen ideologis yang tercermin pada keteguhan sikap keimanan dan keislaman dengan berbagai aspek kehidupan. Kedua, komitmen psikologis yaitu hubungan emosional antara sesama dan ketiga, komitmen sosiologis yang tercermin dalam kebersamaan dalam bermasyarakat.(MN)

Kirim Komentar

Leave a Reply