Tolak Hasil Pilkades, Warga Malaka Segel Kantor Desa

KLU,Lomboktoday.co.id – Ratusan  warga Desa Malaka Kecamatan Pemenang kembali bereaksi menolak hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Rabu (16/10) dengan menyegel kantor Desa setempat. Tak hanya itu, warga yang dipimpin beberapa calon Kepala Desa yang kalah juga beramai-ramai berunjukrasa ke kantor Bupati di Tanjung.

“Warga desa Malaka dengan tegas menolak hasil Pilkades, termasuk juga mendesak dibatalkannya SK pelantikan yang diterbitkan Bupati. Karena warga menilai banyak indikasi kecurangan yang terjdi dalam Pilkades lalu,” tandas koordinator aksi, Marlan Hadi, saat menggelar hearing dengan Bupati KLU, Rabu (16/10).

Lebih tegas Marlan mengatakan, warga Malaka menghendaki adanya pelantikan secara adat (sumpah-red), untuk membuktikan jika Kades terpilih benar tidak menggunakan cara-cara kurang sportif saat proses pemilihan. Bahkan jika pelantikan tetap dilangsungkan, ia bersama warga lainnya mengaku lebih memilih keluar dari Desa Malaka.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati KLU, H. Djohan Sjamsu, yang didampingi Kabah Hukum, Muhadi. SH, dan Kabag Humas Protokoler KLU, Iwan Budiman, meminta kepada semua warga untuk tidak bertindak anarkis demi terjaganya kondusifitas di Malaka dan KLU pada umumnya.

“Semua persoalan bisa diselesaikan dengan cara musyawarah. Jadi warga jangan bertindak sendiri. Terhadap masalah ini, kita akan segera memanggil pihak-pihak terkait,” papar Djohan.

Meski mengaku kecewa dengan sikap Bupati yang dinilai warga tidak mampu memberikan solusi terbaik atas persoalan tersebut, namun warga tetap tertib hingga acara hearing selesai dan akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 11.00 wita.

Sebelumnya, warga juga menolak hasil Pilkades dengan mendatangi kantor Camatan Pemenang dengan membawa beberapa barang bukti dugaan pelanggaran. Sesuai SK yang diterbitkan Bupati beberapa waktu lalu, Kades terpilih, H Ikhwan dijawalkan akan dilantik pada hari Kamis (17/10) esok. DNU

Kirim Komentar

Leave a Reply