Hasil Try Out Honda K2 Lotim Jeblok

Peserta try out tenaga Honda K2 membludak. Di teras pun tidak masalah yang penting belajar.
Peserta try out tenaga Honda K2 membludak. Di teras pun tidak masalah yang penting belajar.
TRY OUT: Peserta try out tenaga Honda K2 Lotim membludak. Di teras pun tidak masalah yang penting belajar.

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Hasil try out tenaga honorer daerah (Honda) yang masuk kategori dua (K2) dari tenaga kependidikan di Kabupaten Lombok Timur, benar-benar jeblok.

Betapa tidak, dari 360 orang tenaga Honda K2 dari tenaga kependikan yang mengikuti try out di SDN 2 Rakam, Kecamatan Selong, Lombok Timur, Minggu (27/10), setidaknya hanya 4 (empat) orang yang meraih nilai 60 dan sebanyak 6 (enam) orang meraih nilai 50, sedangkan sisanya masih jauh dari harapan.

Hal ini tentunya bagi tenaga Honda K2 di kabupaten yang bermotokan Patuh Karya ini harus lebih memacu diri, mengingat waktu yang sangat mepet sekali.

‘’Hasil try out itu, sebagian besar belum bisa memenuhi nilai 60, sehingga ini menjadi perhatian kita semua untuk lebih memacu diri,’’ kata Sekretaris Forum Guru Tidak Tetap (GTT) Lombok Timur, M Ulul Azmy kepada Lomboktoday.co.id di Selong, Lotim, Minggu (27/10).

Ulul Azmy mengatakan, tutor dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang mendampingi pelaksanaan try out itu, memberikan bimbingan dan kisi-kisi soal dalam persiapan untuk menghadapi seleksi CPNS yang sesungguhnya.

Karena seperti diketahui bahwa pelaksanaan seleksi CPNS bagi tenaga Honda K2 akan dilaksanakan secara serempak se-Indonesia pada 3 November 2013 mendatang.

Adapun pelaksanaan try out yang diikuti oleh 360 orang tenaga Honda K2 dari tenaga kependidikan itu, dibuka secara resmi oleh Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Nusa Tenggara Barat, Ermawati mewakili Wakil Bupati Lombok Timur, H Khairul Warisin yang kebetulan berhalangan hadir.

Sebenarnya, sesuai rencana awal bahwa pelaksanaan try out itu akan dilaksanakan di Spot Hall GOR Selaparang Selong, tapi lantaran alasan teknis sehingga dipindahkan ke SDN 2 Rakam, Selong, Lotim.

Terkait jumlah soal yang dikerjakan oleh tenaga Honda K2 tersebut, sebanyak 100 butir selama 100 menit, dengan materi meliputi; wawasan kebangsaan, intelegensia umum dan karakteristik pribadi sesuai yang akan diteskan dalam seleksi CPNS 3 November 2013 mendatang.

Sementara itu, Ketua IGI NTB, Ermawati menambahkan, hasil try out yang diperoleh tenaga Honda K2 Lotim itu merupakan hasil dan kemampuan para tenaga Honda K2.

Terkait jebloknya hasil itu, Ermawati menjelaskan bahwa hal ini harus menjadi perhatian pemerintah agar benar-benar memperhatikan sumber daya manusia (SDM) dari tenaga honorer.

‘’Hampir sama dengan hasil UKA. Jadi, bisa kita simpulkan bahwa tingkat pengetahuan mereka (tenaga Honda K2, red) sangatlah rendah,’’ kata Ermawati.

Hal ini, lanjut Ermawati, adalah gambaran betapa rendahnya kompetensi calon-calon PNS yang sekian lama mengabdi. Karenanya, pemerintah harus mempunyai kepedulian agar kualitas apartur negara memiliki kompetensi yang bagus. Hal tersebut penting sesuai arahan Kemenpan tanggal 17 Oktober 2013 lalu, bahwa dari 620 ribu tenaga Honda K2 akan terlempar sebanyak 400 ribu orang. Artinya, hanya 200-an ribu orang yang akan diangkat. Itupun harus lulus passing great yang ditetapkan nasional yaitu 5,5. Bagi Erma, ia merasa sangat miris bila melihat hasil uji coba materi uji kompetensi dasar.

Padahal, soal-soal yang dibagikan saat try out, lanjut Ermawati, yakni berdasarkan kisi-kisi ujian nasional dengan fasilitator Taufik, M.Sc, dari lembaga khusus training pegawai Yogyakarta.(SR/AR)

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *