DFC Batu Hijau Kembali Gelar Operasi Gratis Penderita Katarak

MATARAM,Lomboktoday.co.id – Bertempat di Puskesmas Buir dan Puskesmas Alas, Kabupaten Sumbawa, Doctor Children Fund (DFC) Batu Hijau, sebuah perkumpulan beranggotakan para karyawan dan kontraktor PTNNT, bekerjasama dengan John Fawcett Foundation (JFF), sebuah yayasan yang bermitra dengan Yayasan Kemitraan Indonesia, pada 28 – 31 Oktober 2013, kembali menggelar operasi gratis bagi 60 warga tidak mampu penderita penyakit katarak.

Senior Media Relations & Projects – Corporate Communications PTNNT, Baiq Idayani, dalam pers rilis menyatakan, bahwa kegiatan kemanusiaan membantu keluarga dan warga tidak mampu yang memiliki masalah medis itu merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan DFC Batu Hijau.

“Sumber pendanaan berasal dari lelang barang setiap tahun yang dilakukan DFC Batu Hijau melalui kegiatan amal, Fireman Balls, yang hasilnya kemudian digunakan untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan membantu warga dan orang tidak mampu (miskin) yang menderita penyakit. Kebetulan kali ini yang menjadi sasaran adalah para penderita penyakit katarak,” kata Idayani.

Total paramedis dan staf yang terlibat dalam kegiatan tersebut sekitar 21 orang, dan 1 orang dokter ahli bedah mata, dengan target yang dioperasi sebanyak 60 penderita penyakit katarak, 30 orang dari Kecamatan Buir, dan 30 orang lagi warga Kecamatan Alas. Dimana masing-masing pasien membutuhkan waktu operasi sekitar 7 menit hingga 12 menit per orang.

“Sebenarnya, jumlah penderita yang di screening, atau diperiksa ada sebanyak 2.681 orang, dan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut 150 orang. Dimana kemudian 60 penderita akhirnya dilakukan tindakan operasi,” jelas Idayani.

Selain melaksanakan operasi katarak lanjutnya, DFC Batu Hijau dan JFF juga membagikan kacamata gratis untuk 1500 orang, serta obat tetes bagi 150 orang.

“Sejak tahun 2010, total penderita katarak yang sudah berhasil dioperasi mencapai 403 orang, terdiri atas 100 orang berasal dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dan 303 orang dari Kabupaten Sumbawa,” ujar Idayani.

Disampaikan, DFC Batu Hijau bekerjasama dengan Interplast Australia, sebelumnya juga pernah melaksanakan operasi gratis bibir sumbing.

“Sejak tahun 2005, sudah ada 560 pasien yang telah dibantu operasi bibir sumbing, dan juga rekonstruksi bedah plastik,” papar Idayani seraya menyampaikan, kalau DFC Batu Hijau juga pernah mengirimkan pasien ke Bali dan Australia untuk rekonstruksi hidung, yaitu 3 pasien warga Desa Torong, 2 warga Desa Dodo, dan 1 orang warga Desa Taliwang.

Sementara itu, Ketua DCF Batu Hijau, Wawan Syafwanuddin, menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda reguler tahunan.

“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian dan tanggungjawab sosial dari para karyawan dan kontraktor PTNNT, untuk mendukung program pemerintah di bidang kesehatan,” pungkas Syafwanuddin. GT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *