Petugas Kesulitan Awasi Aktivitas Saumil

KLU,Lomboktoday.co.id – Banyaknya aktivitas mesin saumil di sejumlah kawasan Kabupaten Lombok Utara (KLU), selama ini membuat Dinas Kehutanan, Pertanian, Perkebunan, Kelautan dan Perikanan (DKPPKP) KLU dan sejumlah dinas terkait kesulitan melakukan pengawasan lapangan.

“Kita akui petugas masih kesulitan melakukan pengasan di lapangan, selain karena terbatasnya petugas Polisi Kehutanan (Polhut), tingginya mobilitas mesin saumil juga membuat petugas kewalahan,” tegas Kepala Dinas DKPPKP KLU, Ir Hermanto, kepada Lomboktoday.co.id, Kamis (31/10).

Dalam kasus dimaksud, lanjut Hermanto, pihaknya tidak bisa menindak langsung setiap mesin saumil yang beroperasi. Mengingat mesin saumil yang digunakan berjenis kendaraan, yang notabene merupakan leading sektor Dinas Perhubungan.

“Sulit menyikapi persoalan ini, apakah murni merupakan tanggung jawab DKPPKP atau juga ada keterkaitan dengan dinas lain, seperti Disperindagkop dan Dishubparkominfo. Terutama menyangkut izin usaha dan penggunaan kendaraan bermotor,” paparnya.

Lebih jauh Hermanto mengatakan, pihaknya hanya bisa memastikan dari mana sumber kayu yang di saumil. Sementara terkait kegiatan usaha dan ijin operasi kendaraan saumil masing-masing merupakan tanggung jawab Dinas Perindagkop dan Dinas Perhubungan.

Seperti halnya Hermanto, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop KLU, Komang Karta, juga mengakui pihaknya masih kebingungan dalam menindak semua kegiatan usaha saumil di daerah tersebut.

“Di satu sisi kami bertanggung jawab atas kegiatannya usahanya, namun disisi  yang lain mesin saumil yang digunakan berjenis kendaraan, jadi kami tidak bisa bertindak sendiri tanpa ada koordinasi dan kejelasan regulasi dalam persoalan ini,” bebernya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun lomboktoday di lapangan, menyebutkan aktifitas saumil di klu mencapai puluhan titik yang tersebar di Lima Kecamatan yang ada, sebagian besar berada di daerah-daerah perbukitan yang jauh dari pengawasan petugas. DNU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *