Tim Gabungan Temukan Masih Banyak Peredaran Makanan Kadaluarsa

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Tim gabungan pengawasan barang beredar dan jasa Provinsi NTB, Jumat (8/11) melakukan inspeksi mendadak di sejumlah toko dan supermarket di wilayah Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur. Tim yang beranggotakan dari unsur Disperindag NTB, Polda NTB, YPK NTB dan Balai BPOM Mataram menemukan sejumlah makanan sudah memasuki masa kadaluarsa dan tidak layak edar.

 Ketua Tim Gabungan Ketut Sudiartha dan Ketua YPK NTB H Moh Saleh, saat memeriksa makanan yang memasuki masa kadaluarsa. (Lomboktoday.co.id/Lukman Hakim)

Ketua Tim Gabungan Ketut Sudiartha dan Ketua YPK NTB H Moh Saleh, saat memeriksa makanan yang memasuki masa kadaluarsa. (Lomboktoday.co.id/Lukman Hakim)

Tim gabungan yang melakukan pengawasan di Lombok Timur dipimpin oleh I Ketut Sudiartha menemukan puluhan snack merk Keripik Setan di salah satu toko grosir dan eceran di wilayah Kecamatan Sikur dan di supermarket di wilayah Moyot, Sakra Lombok Timur. Selain snack tim gabungan juga menemukan biscuit hockguan sudah kedaluarsa.

Khusus untuk biscuit hokguan yang kedaluarsa tim langsung meminta pihak pemilik toko untuk secara sukarela memusnahkannya di depan toko. Pemilik toko pun akhirnya menerima untuk memusnahkan, meski awalnya keberatan dengan memperliatkan emosi, seperti yang terjadi di Toko Dian Kecamatan Sikur.

Sementara untuk snack merk Keripik Setan sebanyak 19 bungkus, pihak pemilik Toko Dian Sikur diminta untuk tidak memajangnya di rak atau etalase barang, namun dimasukan ke dalam kardus untuk selanjutnya diretur atau dikembalikan kepada pihak distributor.

Temuan yang sama juga Supermarket Jaya Prima, Moyot Sakra. Tim gabungan yang dipimpin Ketut Sudiartha dan Ketua YPK NTB H Muhammad Saleh serta Kompol I Made Sumardi bersama petugas dari Disperindag NTB menemukan 118 snack merak Keripik Setan yang masa kedaluarsanya tanggal 15 September 2013 namun masih dipajang di rak supermarket. Selain itu tim gabungan juga menemukan delapan kaleng susu kental manis berbagai merk yang kemasannya sudah penyok begitu juga dengan dua kaleng biscuit hockguan yang yang kemasannya penyok.

Petugas tim gabungan, kemudian meminta pihak pemilik supermarket untuk tidak memajang snack, susu dan biscuit tersebut, namun dikembalikan kepada pihak distributor untuk di retur dengan barang yang masih baru.  Sementara itu, tim gabungan di Kabupaten Lombok Tengah yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Provinsi NTB, Hj Ulayati Ali menemukan sejumlah makanan berupa snack, susu kaleng, makanan bayi yang sudah kadaluarsa.

Begitu juga dengan kaleng sarden, susu kaleng dan minuman kaleng yang kemasannya dalam kondisi penyok. MN

Kirim Komentar

Leave a Reply