RTH Mataram Didorong Jadi Media Berexpresi

MATARAM,Lomboktoday.co.id – Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Mataram, akan dimanfaatkan lebih maksimal, salah satunya menjadi media expresi.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Walikota Mataram, H Mohan Roliskana saat membuka kegiatan “Green EX ”di depan Taman Sangkareang Kota Mataram, Sabtu (9/11), yang merupakan rangkaian peringatan Hari Tata Ruang Nasional.

Dikatakannya, pemanfaatan RTH sebagai media expresi tentunya dapat memberikan dampak terhadap fungsi sosial dan ekonomi.

“Karena jika setiap taman berlangsung sebuah even, secara otomoatis akan membuka peluang sosial dan ekonomi. Dengan demikian keberadaan taman-taman dapat menjadi media multi fungsi,”katanya.

Selama ini, RTH di Kota Mataram sebagian besar berfungsi sebagai pusat olahraga dan edukasi. Namun dengan semangat peringatan Hari Tata Ruang dan HUT Korpri, RTH akan dimanfaaatkan lebih maksimal lagi untuk kebutuhan masyarakat.

Guna mendukung fungsi taman sebagai media expresi, Pemerintah Kota Mataram, lanjut Mohan Roliskana, pihaknya akan melengkapi setiap RTH di Kota Mataram dengan berbagai fasilitas pendukung, salah satunya dengan pembangunan Plaza. Plaza ini nantinya akan menjadi salah satu motivasi bagi berbagai komunitas yang ingin melakukan expresi.

Berdasarkan data yang ada, Kota Mataram saat ini memiliki sekitar 11,38 persen RTH public dan 11,47 persen RTH pribadi, dengan jumlah taman RTH sebanyak 18 unit baik kecil maupun besar.  Jumlah itu masih kurang dari target yang telah di tetapkan yakni sebesar 30 persen dari luas Kota Mataram, karena harus di dukung oleh semua pihak tidak ketinggalan semua anggota korpri dan juga masyarakat umum.

Sementara Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram, M. Nazaruddin Fikri menambahkan, kegitan Green Ex ini memiliki semangat menjadikan taman tidak hanya sekedar sebagai
media tertutup , melainkan menjadi media expresi yang dapat dimanfaatkan oleh semua penggiat olahraga dan komunitas lainnya.

Fikri yang juga Ketua Tim Swakelola Program Pembangunan Kota Hijau (P2KH) Kota Mataram, berharap ke depan semua RTH Kota Mataram bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan positif selama 24 jam, seperti di daerah-daerah lainnya di Surabaya dan Jakarta, yang dilengkapi juga dengan jaringan internet serta lapangan futsal.

“Tapi itu harus dibarengi juga dengan adanya pos penjagaan dan keamanan yang disesuaikan dengan kultur di daerah ini, sehingga RTH tidak disalah gunakan,”jelasnya.

Kegiatan Green Ex yang berlangsung di depan Taman Sangkareang berlangsung semarak, kegiatan itu dirangkaikan dengan pemberian pendidikan daur ulang sampah plastic dan penanaman pohon kepada siswa siswi SD Integral Hidayatullah, selain itu digelar pertunjukan tarian Capuera dari Brasil yang dimainkan para pemuda Kota Mataram, serta pameran foto yang
dimotori oleh Komunitas Fotografer Land Scapers. MN

Kirim Komentar

Leave a Reply