SPP Naik, Puluhan Siswa SMKN “Mengamuk”

LOTIM,Lomboktoday.co.id – Lantaran tak terima dengan kebijakan sekolah menaikan iuran Sumbangan Pembinaan dan Pendidikan (SPP), puluhan siswa dan siswa SMKN Pringgabaya, Lombok Timur, Sabtu (9/11) melancarkan aksi protes dan mengamuk di sekolah setempat.

Ilustrasi Aksi Pelajar/Lomboktoday.co.id

Ilustrasi Aksi Pelajar/Lomboktoday.co.id

Aksi protes para siswa semula berjalan damai sejak pukul 09.00 Wita. Namun beberapa saat berselang, sejumlah siswa mulai melampiaskan emosi dan kekesalan mereka dengan merusak sejumlah fasilitas sekolah, seperti kaca jendela pecah, bangku, etalase dan juga laboraturium serta lapangan futsal.

Para siswa mengaku kesal, karena kenaikan iuran SPP yang diberlakukan pihak sekolah terlalu tinggi dan bisa memberatkan para siswa. Selain itu kebijakan kenaikan SPP itu dinilai dilakukan secara sepihak tanpa musyawarah dengan para wali murid.

“Kami tidak terima dengan kebijakan sekolah yang kembali menaikkan SPP bagi siswa,” kata salah seorang siswa SMKN Pringgabaya.

Aksi protes dan amuk siswa di SMKN Pringgabaya baru bisa reda setelah petugas kepolisian dari Polsek Pringgabaya dan Polres Lombok Timur turun ke lokasi. Sejumlah siswa yang diduga sebagai provokator, langsung diamankan untuk mencegah adanya aksi yang lebih besar lagi.

Kapolsek Pringgabaya, Kompol Eko Mulyadi saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya mengamankan empat orang siswa yang diduga sebagai provokator. Mereka diamankan di Polsek untuk diminta keterangannya atas aksi pengrusakan tersebut.

“Memang kami sudah amankan empat siswa untuk diminta keterangannya,” terang Eko Mulyadi. Ia meminta kepada Dinas Dikpora Lotim untuk segera menyelesaikan masalah ini, tanpa harus menunda-nunda waktunya. Karena masalahnya dinilai sangat kompleks.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum bisa memberikan keterangan, karena saat dikonfirmasi Kepala Sekolah sedang tidak berada ditempat. SR

Kirim Komentar

Leave a Reply