Terlibat Korupsi E-KTP, Mantan Kadis Dukcapil Ditahan Jaksa

ilustrasi/lomboktoday.co.id

LOTIM,Lomboktoday.co.id – Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya Kejaksanaan Negeri Selong menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan komputer untuk jaringan E-KTP di Lombok Timur tahun 2013.

ilustrasi penahanan
ilustrasi/lomboktoday.co.id

Kedua tersangka tersebut yaitu mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur, LN, dan PM salah seorang rekanan pengadaan barang jasa alat tersebut.

“Dari hasil penyedilikan, ditemukan ada terjadi kerugian negara sebesar Rp195 juta. Dalam kasus pengadaan alat E KTP, keduanya langsung dijadikan tersangka” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Selong melalui Kasi Intel Fajar Alamsyah Malo kepada wartawan d ruang kerjanya, Kamis (21/11).

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, papar Fajar, keduanya langsung ditahan berdasarkan surat perintah penahanan yang ditandatangi Kajari Selong tertanggal 21 Nopember.

“Keduanya untuk sementara penahanannya dititipkan di Rutan Selong. Penahanan tahap pertama akan dilakukan selama 20 hari,” katanya.

Disebutkan Fajar, penahanan kedua tersangka dilakukan dengan alasan diantaranya, ada ke khwatiran para tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau akan mengulangi perbuatan serupa.

“Dalam kasus ini kedua tersangka dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU nomor 21 tahun 1999 junto UU nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi,”paparnya, seraya menyebutkan, hasil penyidikan dan cros cek  dilapangan, pihaknya tak menemukan barang bukti alat komputer yang dibeli . DIM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *