Tommy Adrian Firman, Siap Kawal Program Daerah

Tommy Adrian Firman

JAKARTA,Lomboktoday.co.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Tommy Adrian Firman menegaskan, Pemprov dan Pemkab di Nusa Tenggara Barat (NTB) harus lebih giat menjemput anggaran ke Pusat untuk pembangunan daerahnya masing masing.

“Semua anggaran Pembangunan sudah disiapkan oleh Pemerintah Pusat, baik dalam bentuk alokasi Khusus (DAK) maupun dana Dekonsentrasi dan bentuk lainnya dalam APBN,”kata Tommy Adrian Firman.

Tommy Adrian Firman
Tommy Adrian Firman

Anggota Fraksi PPP DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil)  NTB ini mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kota harus bisa menjemput dana ke pusat dengan membawa program – program yang jelas untuk kepentingan masyarakat. Dana pembangunan sudah disiapkan tinggal bagaimana keseriusan pemerintah daerah dalam menyikapinya.

“Ibaratnya, Pemerintah Daerah harus jemput Bola, karena merekalah yang tau kebutuhannya untuk daerahnya masing masing,”ujar mantan Atlit Nasional Karate yang pernah juara Sea Games 7 kali.

Menurutnya, Dalam APBN sudah jelas berapa alokasi pembangunan setiap bidangnya, tinggal bagaimana pemerintah daerah mempu menawarkan konsep pembangunannya dan juga menawarkan program unggulan daerah masing masing ke Pemerintah Pusat.

“Pemerintah daerah harus gigih memperjuangkan dana pembangunan daerah ke pemerintah pusat, alangkah baiknya menjemput bola daripada menunggu kucuran dari pusat,”kata Tommy.

Bahkan menurut Tommy, dia siap mengawal semua program Pemerintah daerah tersebut.

“Saya Wakil Rakyat dari NTB, saya selalu siap mengawal semua proposal proposal Pemerintah Daerah yang ada ke Pusat, karena itu sudah tugas saya dan tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat asal NTB,” tuturnya.

Selain itu, Tommy juga menghimbau Pemerintah daerah yang masih kesulitan mengalami masalah transportasi pelajar agar mengajukan proposal ke Kemenhub.

Tommy Adrian Firman menjelaskan, dalam satu tahun terdapat sekitar 45-50 bus untuk bantu daerah yang masih kesulitan transportasi pelajar. Selain untuk pelajar, juga ditujukan untuk perguruan tinggi, yang biasanya digunakan untuk mobilisasi mahasiswa dalam kegiatan tertentu, seperti saat kuliah kerja nyata (KKN) atau untuk kampus terpadu yang terlalu luas.

Ia menyebutkan, bantuan bus pelajar dan mahasiswa disalurkan antara lain ke Papua, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Sumatera. Sedangkan Pulau Jawa, bantuan disalurkan di antaranya ke daerah Temanggung.

“Sedangkan bus sekolah untuk anak-anak yang kesulitan masalah transportasi di daerah terpencil. Yang memerlukan akan  dibantu, sehingga seperti program-program yang seperti inilah penting Pemerintah daerah itu harus lebih gigih,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Suroyo Alimuso mantan Kepala Dinas Perhubungan NTB yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Perhubungan Darat saat ditemui wartawan membenarkan, ada anggaran untuk transportasi pelajar dan mahasiswa yang masih kesulitan mengalami masalah transportasi dari Pemerintah Pusat.(rgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *