Ironis, Honor GTT di Lotim Jauh Dibawah UMK

2 minutes reading
Tuesday, 10 Dec 2013 13:30 0 493 Editor

LOTIM,Lomboktoday.co.id – Ketua Forum Guru Tidak Tetap (GTT) Lombok Timur, Arjuna menegaskan, sebagian besar guru honorer berstatus guru tidak tetap (GTT) di Lotim hingga saat ini masih memperoleh honor yang tidak layak, bahkan jauh dibawah standar upah minimum Kabupaten (UMK) setempat. Padahal, di tengah pengabdian mereka turut mencerdaskan generasi bangsa, tuntutan kebutuhan hidup terus meningkat.

“Kami minta ada perhatian dari pemerintah daerah. Terus terang hampir sebagian besar GTT di Lotim gaji yang mereka terima sangat tidak layak. Ini tentunya sangat memprihatinkan sekali,” kata Arjuna.

Dijelaskan, kurang lebih sebanyak 7.442 orang GTT di Lotim mendapat gaji yang tidak layak. Mereka rata-rata menerima honor dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan sumbangan komite sekolah, masing-masing hanya berkisar Rp100 ribu – Rp150 ribu per triwulan. Sementara di lain sisi Pemkab Lotim sudah menetapkan standar UMK sebesar Rp1 juta lebih.

“Kondisinnya akan semakin berat, terutama bagi GTT yang sudah berkeluarga, tentunya kalau hanya mengandalkan gaji yang mereka terima tidak cukup. Maka kami mewakili para GTT mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan¬† dan meningkatkan kesejahteraan bagi para GTT ini,” katanya.

Arjuna mengatakan, setidaknya pemerintah daerah bisa memberikan insentif GTT minimal bisa Rp300 ribu per bulan.

“Kami juga minta kepada Bupati Lotim agar bisa memberikan SK pada guru, agar bisa mengikuti sertifikasi agar bisa tingkatkan kesejahteraan GTT ke depannya,” tukasnya.(SR)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA