Bantuan Korban Gempa Segera Direalisasikan

KLU,Lomboktoday.co.id – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KLU, Iwan Maret Asmara, mengatakan bantuan untuk korban gempa Kabupaten Lombok Utara (KLU), yang masuk kategori Rusak Berat (RB) dan Rusak Sedang (RS) akan segera direalisasikan pada akhir Desember mendatang.

“Memang sedikit terlambat, tapi bisa kita pastikan bantuan akan direalisasikan secepatnya, atau setidaknya sebelum tanggal 30 Desember ini. Proposal pengajuan dari masing-masing kelompok sudah dibawa ke pusat, kini masih dalam tahap verifikasi,” ungkap Iwan, Selasa (17/12).

Iwan menambahkan, salah satu factor lambannya realisasi bantuan ke masyarakat dikarenakan kebijakan birokrasi yang diterapkan pemrintah pusat dinilai terlalu panjang dan bersifat berubah-ubah, disamping lamanya proses pengajuan proposal dari tiap-tiap kelompok.

Rehab rekon untuk korban dengan kategori RB dan RB itu, lanjut Iwan, akan disalurkan melalui masing-masing kelompok, sesuai proposal yang diajukan. Dari perkiraan total Rp. 11 miliar dana bantuan yang dialokasikan pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), diasumsikan besaran jumlah bantuan yang akan diterima sebesar Rp. 15 hingga Rp 20 juta per orang.

“Asumsi sementara per orang akan menerima bantuan sebesar Rp. 15 hingga Rp. 20 juta. Dan itu akan dialokasikan melalui kelompok. Kita harap tidak ada masalah pada saat proses realisasinya nanti. Karena potensi kecurangan dikhawatirkan bisa terjadi di tingkat dusun, atau bahkan kelompok,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sokong Kecamatan Tanjung, Ripsah, mendesak agar dana bantuan tersebut agar bisa segera direalisasikan, khususnya bagi korban rusak berat dan sedang. Mengingat memasuki musim penghujan, warga korban gempa sangat membutuhkan tempat tinggal yang layak.

“Korban dengan kategori RB dan RS harus lebih diprioritaskan, karena hingga saat ini masih banyak tinggal di pondok-pondok sementara yang dibuat secara swadaya. Apalagi saat musim hujan begini, dana untuk membenahi rumah mereka sangat dibutuhkan,” harapnya.

Berdasarkan data terakhir jumlah korban yang ditetapkan dan dirilis Pemda KLU, beberapa waktu lalu menetapkan sebanyak 3.699 korban, dengan kategori Rusak Berat (RB) sebanyak 230, Rusak Sedang (RS) 415 dan Rusak Ringan (RR) 3.054.(DNU)

Kirim Komentar

Leave a Reply