NTB dapat Bantuan Mesin Kemasan Makanan

MATARAM, Lomboktoday.co.id  – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTB mendapat bantuan berupa mesin kemasan makanan dan minuman dari Kementerian Perindustrian RI. Tujuh set mesin kemasan dengan nilai total mencapai Rp1,5 Miliar itu diharapkan bisa membantu kegiatan Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di NTB untuk mendapatkan kemasan dengan harga murah.

Sekretaris Disperindag NTB H Darman ketika menyaksikan ujicoba mesin kemasan makanan dan minuman bagi IKM yang merupakan bantuan dari Kementerian Perindustrian RI, Rabu (18/12). (Lomboktoday.co.id/Lukman Hakim)

Sekretaris Disperindag NTB H Darman ketika menyaksikan ujicoba mesin kemasan makanan dan minuman bagi IKM yang merupakan bantuan dari Kementerian Perindustrian RI, Rabu (18/12). (Lomboktoday.co.id/Lukman Hakim)

Sekretaris Dinas Perindag Provinsi NTB, H Darman mengatakan, bantuan mesin kemasan makanan dan minuman ini akan sangat membantu para usaha mikro kecil dan menengah dalam mendapatkan kemasan produk makanan dan minuman dengan harga di bawah pasar.

“Keberadaan mesin kemasan ini akan sangat membantu para IKM untuk mendapatkan kemasan yang bagus dan baik. Bahkan di rumah kemasan ini siap membuatkan desain kemasan yang menarik bagi para UMKM,”kata Darman didampingi Kepala BPKUD Diserindag NTB, Ketut Sudiartha, Rabu (18/12), ketika menyaksikan pelaksanaan training operator sekaligus ujicoba mesin kemasan di kantor BPKUD Disperindag NTB.

Tujuh set mesin kemasan itu terdiri dari satu nit mesin potong kertas dengan berat 4 ton, 1 unit mesin pon atau plong yang berfungsi untuk membuat kemasan berbentuk kotak, 1 unit mesin offset minolta otomatis untuk mencetak berbagai jenis stiker, 1 unit mesin Vernish Printing  (VP) berfungsi untuk mengkilatkan kertas stiker dan lainnya, 1 unit mesin sablon otomatis untuk kertas berbagai jenis, plastic, kotak dan lainnya, termasuk juga mesin  sablon manual.

Kementerian Perindustrian juga memberi bantuan berupa mesin jenset dengan kekuatan daya 30.000 watt, 1 set komputer merk apple dan dua printer khusus digunakan untuk desain grafis.

Disperindag Provinsi NTB telah merekrut lima orang tenaga sebagai operator mesin. Sebanyak lima orang itu diberikan pelatihan selama dua hari oleh pihak rekanan pengadaan mesin dari Jakarta mulai dari cara menghidupkan mesin hingga proses produksi kemasan dan juga memperbaiki mesin jika terjadi kerusakan ringan.

Menurut Darman, selama operasional mesin kemasan itu pada tahun 2014, akan dibiayai sepenuhnya oleh Kementerian Perindustrian termasuk memberikan subsidi kepada para UKM yang mencetak kemasan baik makanan maupun minuman. Selanjutnya mulai tahun 2015, segala biaya operasional menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB sesuai dengan nota kesepahamanan atau Memorandum of  Understanding (MoU) yang telah ditandatangani Gubernur NTB Dr TGH M Zainul Majdi bersama Menteri Perindustrian MS Hidayat.

“Operasional secara penuh mesin kemasan ini mulai awal tahun 2014. Selama Desember ini fokus untuk melatih operator mesin. Sehingga ketika produksi nantinya betul betul sudah lancar,” pungkasnya.(MN)

Kirim Komentar

Leave a Reply