Wabup Lotim: Tugas PLKB Cukup Berat

Kerjasama Bagian Humas dan Protokol Setdakab Lotim dengan Lomboktoday.co.id

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Wakil Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, menyatakan Tugas Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) cukup berat, bahkan bisa dikatakan lebih berat  dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian dan sejenisnya. Hal ini dikarenakan PLKB harus berupaya mengubah prilaku dan membujuk orang untuk menggunakan KB, ini jelas bukanlah tugas yang mudah, paparnya. Pernyataan ini disampaikan Wakil Bupati Lombok Timur, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana Tingkat Kabupaten Lombok Timur, (26/04) di Aula Kementerian Agama Selong.

“Saat ini pertumbuhan penduduk di Lombok Timur cukup memprihatinkan dengan jumlah sekita 26 Ribu jiwa pertahunnya. Bagaimana 10 tahun kedepan jika laju pertumbuhan penduduk ini tidak ditekan”, jelasnya.

Tahun 2014 ini merupakan tahun strategis dalam menggiatkan kembali kegiatan  menekan laju pertumbuhan penduduk  Lombok Timur yang jumlah saat ini melebih satu juta jiwa.

Untuk itulah Pemda Lombok Timur berharap semua elemen terkait bekerjasama dan menyatukan visi untuk menyusun program menekan pertumbuhan penduduk. Dengan jumlah PLKB yang terbatas hanya 122 orang yang tersebar di 254 Desa/ Kelurahan diharapkan bisa menjalin komunikasi yang baik dengan pihak terkait di Kecamatan sampai tingkat terbawah untuk mendukung tugas-tugasnya.

Sementara itu perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Ir.Catur Sentana menjelaskan Rakerda Di Lombok Timur ini merupakan tindak lanjut dari Rakerda tingkat Provinsi NTB yang telah di gelar Bulan Februari lalu. Guna membahas isu-isu tentang kependudukan dan KB yang didasarkan pada koordinasi dan sinkronisasi program di setiap lini Pemerintahan. Termasuk membahas langkah strategis  memperkuat lini lapangan yang selama ini menjadi ujung tombak program KB.

Pihaknya juga memberikan apresiasi pada terobosan yang dilakukan Badan PPKB Lombok Timur yang melakukan sosialisasi sampai ke tingkat sekolah-sekolah tentang kesehatan reproduksi  dan pendewasaan usia kawin.

Sebelumnya Kepala BPPKB Lombok Timur, Soeroto,M.Kes, menyampaikan tujuan dari Rakerda ini untuk mengevaluasi capaian kinerja program KB tahun 2013 dan realisasi triwulan pertama 2014, serta merumuskan strategi percepatan pencapaian target kinerja 2014.(Yuni-Humas)

Kirim Komentar

Leave a Reply