Tiga Warga Toroh Tewas Disambar Petir

2 minutes reading
Wednesday, 30 Apr 2014 17:01 0 1095 Editor
KORBAN PETIR: Agus, merupakan salah satu dari tiga korban yang tewas disambar petir di Pantai Tanjung Luar. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

KORBAN PETIR: Agus, merupakan salah satu dari tiga korban yang tewas disambar petir di Pantai Tanjung Luar. (Foto: Dimyati, Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Warga Dusun Toroh, Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Rabu (30/4), sekitar pukul 15.30 Wita, dihebohkan dengan tewasnya tiga orang warga akibat disambar petir ketika  duduk bersama rekan-rekannya di atas perahu di pinggir pantai.

Sedangkan tiga kawan korban berhasil selamat, dan melaporkan nasib yang menimpa rekannya pada warga lainnya.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id di lokasi kejadian, ketiga korban sebelum kejadian duduk sambil bermain di atas perahu bersama tiga rekannya yang selamat.

Ketika asik menikmati indahnya pantai, tiba-tiba wilayah Tanjung Luar diselimuti mendung yang dibarengi gemuruh. Ketiga korban yaitu Agus (30 tahun) dan Zainudin (45 tahun), keduanya warga Kampung Tengah, dan Abdul Rasid (45 tahun), warga Kampung Toroh Tengah, Desa Tanjung Luar, ketika sedang ngobrol bareng, tiba-tiba petir menyambar ketiga korban.

Akibat sambaran petir itu mengakibatkan ketiga orang korban itu tewas di tempat. Sementara tiga orang rekannya yang selamat, saat melihat rekannya yang lebab akibat disambar petir, tak berani mendekat untuk memberikan pertolongan, karena khawatir akan tersengat aliran petir tersebut.

Mereka hanya bisa menonton ketiga korban yang sekarat akibat disambar petir, dan tak berapa lama setelah dinyatakan aman, baru ketiga mayat korban dibawa warga ke Puskesmas setempat untuk pemeriksaan medis, sebelum dibawa ke rumah masing-masing untuk dikebumikan.

Kapolres Lotim melalui Kasubag Humas Polres Lotim, IPTU I Komang Samia yang dikonfirmasi, membenarkan adanya tiga orang warga Desa Tanjung Luar yang tewas disambar petir.

‘’Korban saat ini sudah berada di rumah duka masing-masing, setelah terlebih dahulu dilakukan visum di Puskesmas setempat,’’ katanya.

Dalam kasus ini, ketika akan dilakukan otopsi, pihak keluarganya menolak untuk diotopsi terhadap korban. ’’Pihak medis hanya visum luar saja, dan di sekujur tubuh korban terdabat luka bakar akibat disambar petir,’’ tandasnya.

Dan kasus ini, menurut Samia, ketiga korban murni tewas akibat alam yaitu disambar petir.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Tanjung Luar, Daeng M Ihsan mengatakan, pihaknya selaku masyarakat tentunya sangat terkejut dengan adanya musibah meninggalnya tiga orang warganya yang disambar petir. Sehingga tentunya ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat, untuk selalu waspada agar tidak terulang lagi. ‘’Musibah yang menimpa tiga warga ini tentunya ambil hikmahnya, karena ini musibah alam yang tidak dapat di tolak,’’ kata Daeng M Ihsan yang juga anggota DPRD Lotim.(DIM/SR)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA