NTB-Paraguay Buka Kerjasama Pertanian

KUNKER: Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi saat menerima kunjungan Dubes Paraguay, Cecar Estebon Grillion di Ruang Tamu Gubernur NTB, Selasa (13/5). (Ist/Lomboktoday.co.id)

KUNKER: Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi saat menerima kunjungan Dubes Paraguay, Cecar Estebon Grillion di Ruang Tamu Gubernur NTB, Selasa (13/5). (Ist/Lomboktoday.co.id)

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tampaknya akan membuka kerjasama di bidang pertanian dengan Pemerintah Paraguay. Rencana kerjasama tersebut mengemuka ketika Duta Besar Paraguay untuk Indonesia, Cecar Estebon Grillion melakukan kunjungan kerja ke Gubernur NTB, Dr TGH M Zaenal Majdi MA, Selasa (13/5).

Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi pun dengan senang hati menerima kunjungan Dubes Paraguay, Cecar Estebon Grillion di Ruang Tamu Gubernur NTB.

Dubes Paraguay Cecar Estebon Grillion dalam kesempatan itu menyampaikan tujuan kunjungannya ke Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi ini antara lain; untuk menawarkan kerjasama berupa studi banding pertanian. Dimana, Paraguay akan mengirim dua orang tenaga ahli agronomi di negaranya untuk berbagi informasi mengenai sistem pertanian di Paraguay.

Dijelaskan Cecar Estebon Grillion yang pada September 2013 lalu sudah memeluk Agama Islam dengan nama Islamnya ‘Muhammad Ibrahim’, jumlah penjualan kacang kedelai yang tinggi menjadikan Paraguay sebagai negara pengekspor kedelai nomor empat terbesar dunia. Hal  itu, yang menjadi landasan Paraguay membuka peluang kerjasama dengan Pemprov NTB yang juga kaya akan hasil pertaniannya.

‘’Pertanian Paraguay sangat bagus, khusunys kedelai, gandum, jagung, nasi dan susu sapi. Oleh karena itu, saya akan mengirim dua tenaga terbaik Paraguay ke Lombok, sehingga mereka bisa berbagi informasi mengenai keberhasilan pertanian di sani,’’ katanya.

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi menyambut baik tawaran kerjasama dan undangan resmi Dubes Paraguay untuk berkunjung ke Paraguay. Ia juga mengatakan bahwa NTB akan sangat tertarik untuk mempelajari mengenai pertanian tembakau, kedelai, dan bagaimana meningkatkan produktivitas pertanian di NTB berkiblat pada kesuksesan pertanian di Paraguay.

Dalam kunjungannya yang kedua kali ke Pulau Lombok, Dubes yang ditemani oleh istri tercintanya, juga menyebutkan kecintaannya akan Lombok dan keramah tamahan masyarakat Lombok. Dirinya juga menuturkan bahwa kecintaanya pada Pulau Seribu Masjid ini seketika muncul kali pertama dirinya menginjakkan kaki pada kunjungan pertamanya ke Lombok pada 2012 lalu.

Menurutnya, Lombok merupakan tempat yang mengagumkan, sangat cocok menjadi destinasi wisata tanpa menimbulkan stress. Baginya, Lombok adalah tempat wisata yang jauh lebih baik dari tempat-tempat wisata lain yang pernah dikunjunginya.(poetry/AR)

Kirim Komentar

Leave a Reply