Kades Pengembur dan Warga Gedor Kejari Praya

GEDOR KEJARI PRAYA: Kepala Desa Pengembur, Supardi Yusuf bersama masyarakatnya mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya, Loteng, Selasa (20/5). (Foto: Akhyar Roosidi/Loomboktoday.co.id)
GEDOR KEJARI PRAYA: Kepala Desa Pengembur, Supardi Yusuf bersama masyarakatnya mendatangi kantor  Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya, Loteng, Selasa (20/5). (Foto: Akhyar Roosidi/Loomboktoday.co.id)
GEDOR KEJARI PRAYA: Kepala Desa Pengembur, Supardi Yusuf bersama masyarakatnya mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya, Loteng, Selasa (20/5). (Foto: Akhyar Roosidi/Loomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Kepala Desa Pengembur, Supardi Yusuf bersama masyarakat Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang tergabung dalam Persatuan Forum Kepala Dusun, BPD, LKMD, Pemuda dan tokoh masyarakat mendatangi kantor  Kejaksaan Negeri
(Kejari) Praya, Loteng, Selasa (20/5).

Aksi kades Pengembur bersama warganya itu, terkait laporan dugaan penyalahgunaan dana ADD tahun 2013 yang dilaporkan oleh Forum Pemuda Desa Pengembur kepada Kejaksaan Negeri Praya beberapa waktu lalu. Karena, apa yang dilaporkan oleh Forum Pemuda Desa Pengembur yang didampingi LSM Formapi NTB itu, semuanya tidak benar dan telah mencemarkan nama baiknya. Sebab, selama ini di masyarakat Desa Pengembur tidak ada masalah.

‘’Apa yang sudah dilaporkan oleh segelintir pemuda dan oknum LSM Formapi NTB tentang dugaan penyalahgunaan dana ADD pada tangal 7 Mei 2014, semuanya itu fitnah dan tidak benar. Dan kami merasa keberatan atas laporan tersebut, karena telah mencemarkan nama baik saya,’’ kata Kepala Desa Pengembur, Supardi Yusuf.

SERAHKAN LKPJ: Kepala Desa Pengembur, Supardi Yusuf memberikan bukti LKPJ kepada Kasi Intel Kejari Praya, Zulkarnaen sebagai barang bukti apa yang menjadi laporan yang dilayangkan kepadanya.
SERAHKAN LKPJ: Kepala Desa Pengembur, Supardi Yusuf memberikan bukti LKPJ kepada Kasi Intel Kejari Praya, Zulkarnaen sebagai barang bukti apa yang menjadi laporan yang dilayangkan kepadanya.

Karena itu, pihaknya meminta agar segelintir pemuda dan oknum LSM Formafi NTB tersebut ditangkap.

Supardi Yusuf menjelaskan, beberapa poin yang menjadi laporannya, diantaranya; loby untuk proyek jalan itu, semuanya  tidak benar. Justeru program jalan tersebut dilaksanakan sesuai aturan. Begitu juga dengan rehab kantor Desa Pengembur, saat ini sedang dikerjakan.

Selain itu, belanja hibah untuk Posyadu sebesar Rp12 juta, itu sudah diterima oleh kader-kader Posyadu. Jadi, menurutnya, apa yang dilaporkan oleh mereka itu, semuanya tidak benar. Apalagi pihaknya memiliki bukti LKPJ-nya, dan LKPJ itu akan diserahkan kepihak Kejari Praya.

Ketua BPD Desa Pengembur mengemukakan hal serupa. Ia mengatakan, apa yang telah dilaporkan oleh segelintir pemuda dan oknum LSM Formapi NTB itu, semuanya tidak benar. Menurutnya, segelintir pemuda dan oknum LSM Formapi NTB tidak paham dan tidak mengerti mekanisme pengelolaan dan pemeriksaan dana ADD tersebut.

‘’Segelintir pemuda dan oknum LSM Formapi yang melaporkan Kades Pengembur, Supardi Yusuf, tentang dugaan korupsi tersebut adalah mereka yang tidak ingin melihat Desa Pengembur maju. Mereka telah meresahkan masyarakat Desa Pengembur. Untuk itu, kami harapkan supaya segelintir pemuda dan oknum LSM Formapi NTB yang telah menjadi provokasi di balik semua laporan yang tidak benar itu, supaya ditangkap,’’ katanya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Praya, Zulkarnaen yang menerima warga mengatakan, dari beberapa poin yan telah disampaikan terkait laporan dana ADD tahun 2013 itu, pihaknya dari Kejari Praya juga mempunyai kewenangan dalam melakukan pemeriksaan.

‘’Kalau ada terbukti adanya penyalahgunaan dari dana ADD itu, maka kami minta supaya diberikan kesempatan untuk melakukan verifikasi, sehingga kita tahu mana yang benar dan yang tidak benar. Jadi, kami akan tetap melakukan verifikasi, untuk mengetahui kebenarannya,’’ katanya.

Terkait apa yang sudah disampaikan oleh kepala Desa Pengembur dan pihak BPD, pihaknya akan menyampaikan ke atasannya dalam hal ini Kepala Kejari Praya.

Dalam Kesempatan itu, Kepala Desa Pengembur, Supardi Yusuf memberikan bukti LKPJ kepada Kasi Intel Kejari Praya, Zulkarnaen sebagai barang bukti apa yang menjadi laporan yang dilayangkan kepadanya.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *