Indonesia FEMC Terbitkan Market CoC

JAKARTA, Lomboktoday.co.id – Indonesia Foreign Exchange Market Committee (Indonesia FEMC) menyerahkan secara simbolis Market Code of Conduct (CoC) kepada Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan, Muliaman D Hadad, di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (26/5).

Penyerahan CoC tersebut merupakan wujud kesepakatan para pelaku pasar kepada otoritas untuk turut serta membangun pasar keuangan Indonesia yang kredibel, resilien, terjaga stabilitasnya, terus berkembang dan kondusif untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional, serta mampu bersaing di pasar internasional.

‘’Acuan ini merupakan panduan berperilaku dan bertindak bagi setiap pelaku pasar dalam bertransaksi di pasar keuangan domestic,’’ kata Ketua (Chairman) Indonesia FEMC, Panji Irawan disela-sela acara penyerahan secara simbolis Market Code of Conduct (CoC) tersebut.

Keberadaan CoC ini, lanjut Panji Irawan, untuk mengatur perilaku serta meningkatkan disiplin dan integritas pelaku pasar di pasar keuangan di Indonesia yang mencakup Manajemen Senior, Manajemen dan Dealers yang terlibat transaksi keuangan secara langsung secara harian.

Acuan ini juga untuk memberikan landasan tentang bagaimana pelaku pasar berperilaku terutama yang bersifat Over The Counter (OTC), yang sesuai dengan prinsip-prinsip dan kebiasaan yang berlaku di pasar keuangan internasional.

‘’Indonesia FEMC menerbitkan panduan ini setelah melalui diskusi intens yang dilakukan bersama tim pendalaman pasar dari otoritas,’’ ungkapnya.

Dengan adanya CoC ini, diharapkan akan membantu pelaku pasar untuk memahami ketentuan dan peraturan perundang-undangan terkait pasar keuangan di Indonesia, serta mematuhi aturan tersebut dengan didukung standar integritas serta profesionalisme yang tinggi sesuai dengan best market practices yang ada dalam bertransaksi di pasar keuangan.

Para pelaku pasar pun diharapkan dapat menjiwai dasar-dasar dan prinsip-prinsip perilaku dalam CoC ini, baik yang tertulis maupun tidak tertulis (tersirat).

Panji Irawan menjelaskan, Indonesia FEMC beranggotakan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perwakilan bank dan perwakilan asosiasi, yang diresmikan oleh Gubernur Bank Indonesia pada 1 April 2014 lalu. Pembentukan komite ini, dilatarbelakangi pentingnya komunikasi dan koordinasi antara regulator dengan pelaku pasar, termasuk asosiasi yang terkait dengan pasar keuangan.

‘’Visi Indonesia FEMC adalah untuk membangun pasar keuangan Indonesia yang kredibel, resilien, terjaga stabilitasnya, terus berkembang dan kondusif untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional serta mampu bersaing di pasar internasional,’’ ujarnya sembari menyebutkan, Indonesia FEMC diketuai perwakilan bank dengan waki​l ketua bersama (co-chair) dari perbankan dan Bank Indonesia, yakni; Ketua (Chairman), Panji Irawan (Bank Mandiri), Wakil bersama, Filianingsih Hendarta (Bank Indonesia) dan Ali Setiawan (HSBC), Sekretaris Jenderal, Bimo Notowidigdo (Bank BNI).(ar/bi/ami/adi)

Kirim Komentar

Leave a Reply