Pembebasan Lahan Jalur Dua PLN-Kodim Disosialisasikan

DENAH: Asisten I Setdakab Loteng, Amin, sedang menunjukan denah pembangunan jalan jalur dua. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

DENAH: Asisten I Setdakab Loteng, Amin, sedang menunjukan denah pembangunan jalan jalur dua. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar rapat guna mensosialisasikan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan jalur dua dari PLN Praya menunju Kodim1620 Loteng.

Rapat tersebut digelar di ruang rapat kabag Keuangan Setdakab Loteng, Rabu (28/5), bersama semua pemilik tanah yang tanahnya terkena dari pelebaran pembangunan jalan jalur dua tersebut.

Dari rapat sosialisasi itu, dihasilkan keputusan bahwa semua pemilik tanah setuju atas pembebasan tanahnya yang akan dijadikan sebagai pelebaran jalur dua tersebut.

Asisten I Setdakab Loteng, Amin mengatakan, hasil dari rapat sosialisasi pembebasan tanah untuk pelebaran jalan jalur dua itu, semua pemilik tanah setuju atas pembebasan tanahnya. Begitu juga dengan jumlah ganti rugi yang akan diberikan kepada pemilik tanah, sesuai dengan harga dari tim apresial.

‘’Tadi ditawarkan untuk ganti ruginya itu akan diberikan dalam tiga bentuk, diantaranya; ganti rugi dengan uang, ganti rugi dengan tukar guling tanah dan ganti rugi dengan bangunan.

Tapi, dari tiga bentuk ganti rugi yang ditawarkan tadi, sekitar 90 persen mereka maunya ganti rugi dengan uang. Kita juga merencakan untuk pembangunan tembok halamannya itu kita usulkan supaya seragam bentuknya, sehingga Kota Praya ini memiliki ciri khas,’’ kata Asisnten I Sektdakab Loteng, Amin kepada wartawan usai rapat, Rabu (28/5).

Sedangkan untuk jumlah ganti rugi yang akan diberikan, masih menuggu hasil dari tim apresial, dan akan diambilkan dari APBD. Sedangkan untuk anggaran pembangunan jalan jalur dua, itu berasal dari pemerintah pusat (APBN).

Di tempat terpisah,Asisten III Sektakab Loteng, H Nursiah mengatakan, untuk anggaran pembebasan tanah jalur dua PLN-Kodim, sudah disediakan dari APBD. Berapa jumlahnya? Menurut Nursiah, itu tergantung dari luas lahannya. ‘’Yang jelas, Pemkab Loteng sudah menyediakan anggaran untuk pembebasan tanahnya,’’ katanya.

Kepala Dinas PU dan ESDM Loteng, HL Rasyidi  mengatakan, untuk kontrak pembangunan jalan jalur dua tersebut sudah ada, dan mulai dikerjakan setelah selesai tender dilaksanakan. ‘’Kemungkinan bulan Juni atau Juli mendatang, sudah bisa mulai dikerjakan,’’ katanya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply