STQ Lotim XXIII, Selong Juara Umum

Kerjasama Bagian Humas dan Protokol Setdakab Lotim dengan Lomboktoday.co.id

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Selasa malam (27/5) Wakil Bupati Lombok Timur, Drs H Haerul Warisin, M.Si., menutup secara resmi penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-XXIII tingkat Kabupaten Lombok Timur, di lapangan Gelora Sikur.

HADIAH: Wakil Bupati Lombok Timur, Drs H Haerul Warisin, M.Si., menyerahkan penghargaan dan hadiah kepada para juara pertama STQ XXIII tingkat Kabupaten Lombok Timur di Lapangan Gelora Sikur.

HADIAH: Wakil Bupati Lombok Timur, Drs H Haerul Warisin, M.Si., menyerahkan penghargaan dan hadiah kepada para juara pertama STQ XXIII tingkat Kabupaten Lombok Timur di Lapangan Gelora Sikur.

Acara itu diisi dengan pengumuman juara sekaligus penyerahan hadiah dan penghargaan kepada peserta-peserta terbaik pertama di semua cabang yang dilombakan. Juga diisi dengan uraian hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW, oleh TGH Abdul Latif.

Selain dihadiri para pejabat pemerintah, tokoh agama dan undangan lainnya, masyarakat juga tumpah memadati lapangan gelora Sikur pada malam itu. Acara menjadi kian semarak dengan penampilan H Mawardi asal Keruak, yang dikenal menyerupai penampilan raja dangdut Rhoma Irama.

Ketua Dewan Hakam STQ, Drs H Masjudin mengumumkan kecamatan dan peserta peraih juara. Ia menyebutkan, kecamatan juara umum pertama adalah Kecamatan Selong, disusul Kecamatan Masbagik di posisi kedua dan Kecamatan Aikmel di posisi ketiga. Usai diumumkan, para peserta juara pertama dan camat sebagai kecamatan juara umum menaiki panggung untuk menerima penghargaan dari Wabup.

Para juara pertama yang menerima penghargaan itu, dari Cabang Tilawah Qur’an, yakni, Ma’ul Hayat (Masbagik) golongan anak putra, Nuri Ahlittaqwa (Suralaga) golongan anak putri, M Hariri (Aikmel) golongan remaja putra, Suci Indahyati (Masbagik) golongan remaja putri, Sony Faisal Ibandri (Aikmel) golongan dewasa putra, dan Halimah (Sakra Barat) golongan dewasa putri.

Pada cabang Tafsiril Qur’an, Salman Fadli (Selong) golongan mufassir Bahasa Arab. Sementara pada Cabang Hifzil Qur’an golongan 1 juz dan tilawah putra, M Baihaki Hidayatullah (Sakra Timur), dan di posisi putri Nuramini (Terara). Pada Cabang Tafsiril 5 juz dan tilawah putra, Sadad Bin Aus (Masbagik), dan di bagian putri, Nurlaili Sopiana (Selong).

Pada Cabang Hifzil Qur’an 10 juz putra, M Khaerul Hafizin (Selong), di bagian putri, Fahmiatun (Selong). Selanjutnya pada golongan 20 juz putra, Zahirudin (Suralaga), di bagian putri, Siti Huru In (Selong). Sedangkan pada golongan 30 juz putra, M Zaini (Selong), dan di bagian putri, Siti Qooriatun Haafizhoh (Selong).

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, melenggangnya Kecamatan Selong sebagai juara umum pertama, lebih karena adanya sebuah lembaga yang menggembleng penghafal Al Qur’an. Pada STQ tersebut, enam penghafal Qur’an asal Kecamatan Selong mendominasi juara pertama dari berbagai golongan.

Wakil Bupati Lombok Timur dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada panitia penyelenggara, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan gawe besar itu.

Ia menegaskan, bahwa pelaksanaan STQ mulai tahun ini dilaksanakan di luar Kota Selong, yakni di wilayah kecamatan secara bergiliran.

‘’Bagi qori’-qori’ah, mufassir-mufassiroh dan hafidz-hafidzoh yang mencapai prestasi pada even tersebut, diminta untuk terus berlatih dengan giat, tidak terpaku dan merasa puas hanya sampai kemampuannya saat ini, karena “di atas langit masih ada langit,’’ kata Wabup.

Dengan demikian, peserta yang berhasil menjadi pemenang dalam STQ, terkadang tidak menjadi juara, tetapi mampu menunjukkan eksistensinya pada even yang lebih tinggi dan membawa nama harum daerah.

Ia mengungkapkan, kafilah Lombok Timur pernah meraih predikat cukup terhormat dalam STQ, namun khususnya dalam dua tahun terakhir mengalami penurunan. Pada STQ di Lombok Barat menduduki peringkat empat sementara pada tahun berikutnya turun ke peringkat tujuh pada even di Praya, Lombok Tengah.

Lombok Timur merupakan salah satu kabupaten tertua di NTB dengan jumlah penduduk paling besar, tapi belum mampu merekrut peserta yang mampu mengantarkan Lotim ke peringkat terbaik. Hal ini perlu menjadi bahan evaluasi untuk masa-masa mendatang, dalam hal ini pemerintah daerah tentu akan mendukung.

Selain itu, Wabup juga minta kesetiaan qori’ dan qori’ah asal Lombok Timur yang telah menunjukkan prestasi untuk tetap konsisten membela daerahnya dalam setiap even STQ atau MTQ, tidak tergiur dengan janji daerah lain.

Panitia Pelaksana, Drs H Nasruddin melaporkan,  kepada para juara diberikan jasa prestasi masing-masing untuk juara I sebesar Rp2,250 juta, juara II sebesar Rp1,5 juta, juara II sebesar Rp1 juta, juara harapan I sebesar Rp750 ribu, juara harapan II sebesar Rp500 ribu, dan juara harapan III sebesar Rp250 ribu,-

Selanjutnya, para juara pertama akan mewakili Kabupaten Lombok Timur pada STQ ke-XXIII tingkat Provinsi NTB tahun 2014,yang direncanakan pelaksanaannya di Kabupaten Sumbawa sekitar bulan September. Menghadapi event tersebut, LPTQ Kabupaten Lombok Timur akan melakukan Pembinaan dan TC.(zar-humas) 

Kirim Komentar

Leave a Reply