Desa Sikur Barat Berjuang Sehat Bersama YMP-NTB

Kerjasama Bagian Humas dan Protokol Setdakab Lotim dengan Lomboktoday.co.id

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Bergiatnya masyarakat Desa Sikur Barat, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, melaksanakan berbagai kegiatan yang mengarah pada perwujudan kehidupan yang lebih sehat secara mandiri dan swadaya, merupakan suatu bukti telah terinternalisasinya nilai yang ‘diinjeksi’ Yayasan Masyarakat Peduli (YMP) NTB melalui Gerakan Semangat Membangun Sanitaasi Mandiri (Sambang Santri).

PELATIHAN: Kegiatan pelatihan Kader Tukang Peduli Desa, membuat closet di Desa Sikur Barat, Kecamatan Sikur. (Ist/Lomboktoday.co.id)

PELATIHAN: Kegiatan pelatihan Kader Tukang Peduli Desa, membuat closet di Desa Sikur Barat, Kecamatan Sikur. (Ist/Lomboktoday.co.id)

Ketika penulis mengunjungi desa tersebut beberapa waktu lalu, di halaman kantor Desa setempat, para pemuda tengah menggelar praktik membuat fiber closet, dibimbing kader tukang terlatih binaan YMP NTB. Beberapa anak muda yang didekati disela-sela kesibukannya praktik, menyatakan hal itu sebagai model perhatian yang penting ditiru instansi pemerintah dalam memberdayakan masyarakat.

Ia bersyukur, ada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memberinya kesempatan untuk memperoleh keterampilan, dengan terlebih dahulu menyediakan ‘pasar’ bagi keahlian yang dilatihkan. Artinya, pelatihan keterampilan tidak semata-mata untuk menggugurkan kewajiban melaksanakan program, tetapi didahului dengan pengkondisian kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, sejalan dengan usaha mengembangkan keterampilan sebagai usaha wiraswasta, juga bisa membantu warga masyarakat untuk memperoleh closet dengan harga murah dan kualitas terjamin. Untuk memperoleh satu unit closet produk kader, warga cukup  membayar Rp60 ribu, sementara di toko harganya berkisar Rp90 ribu sampai100 ribu per unit. Mereka berharap agar Pemerintah Kabupaten setempat memberikan respons positif terhadap hal itu, agar sumber daya manusia (SDM) daerah memilki daya saing dan siap memajukan Lombok Timur.

Fasilitator STBM 5 Filar Desa Sikur Barat, As’ari bersama Seretaris Desa setempat, Lalu Wildan, dengan penuh antusias memfasilitasi terlaksananya kegiatan tersebut, karena menghadirkan konsep-konsep penyadaran dan pemberdayaan masyarakat untuk berkiprah pada bidang pembangunan yang lain. Apabila semangat tersebut bersinergi dengan kebijakan pemerintah dan pemerintah desa yang menciptakan iklim partisipasi yang baik, maka sentuhan YMP NTB itu menjadi modal strategis membangun desa.

Ia berterima kasih kepada YMP-NTB, yang disebutnya telah memberikan nuansa dan cara berfikir baru masyarakat, sehingga termotivasi untuk bergerak, para pemuda desa Sikur Barat menjadi kreatif dan terampil, bahkan suasana yang terbangun melalui kegiatan-kegiatan tersebut para pemuda dan masyarakat kian kompak dan bersatu. Untuk itu Ia selaku Pemerintah Desa merasa sangat terbantu dengan masuknya program tersebut.

Seorang Kepala Dusun, yakni Kepala Dusun Penyenggir, Darwan, menyatakan, pelatihan tukung peduli sanitasi dirasakannya sangat membantu karena dapat menggerakkan pemuda dan warga yang belum memiliki mata pencaharian untuk berusaha sambil membantu masyarakat. Ini penting dilakukan sebagai salah satu usaha menanamkan jiwa sosial kepada generasi muda, sekaligus ikut berperan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik di desanya.

Sementara Korwil STBM setempat, Saharudin, menjelaskan, kegiatan yang sponsori YMP-NTB itu dilaksanakan selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 Mei 2014, diikuti kader tukang peduli sanitasi dai masing-masing Dusun yang ada di Desa itu. Pelatihan itu dilakukan guna mempercepat tercapainya 100 persen warga telah memiliki jamban keluarga dan tidak lagi melakukan BAB sembarangan, sekalgus  memberikan peluang usaha bagi pemuda atau tukang yang ada di Desa Sikur Barat.(Sahar-YMP)

Kirim Komentar

Leave a Reply