Direalisasikan Bantuan Stimulan 2.000 Rumah Layak Huni

Kerjasama Bagian Humas dan Protokol Setdakab Lotim dengan Lomboktoday.co.id

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI, kembali merealisasikan bantuan perumahan layak huni bagi masyarakat miskin di Kabupaten Lombok Timur.

BANTUAN: Asisten Deputy Bidang Perubahan Swadaya Kemenpera RI,  Atik Nine Nirine, disaksikan Asisten Pemerintahan Setdakab Lotim, Drs H Sahabuddin menyerahkan bantuan stimulan perumahan layak huni kepada masyarakat penerima bantuan di halaman kantor Camat Pringgabaya, Lotim. (Ist/Lomboktoday.co.id)

BANTUAN: Asisten Deputy Bidang Perubahan Swadaya Kemenpera RI, Atik Nine Nirine, disaksikan Asisten Pemerintahan Setdakab Lotim, Drs H Sahabuddin menyerahkan bantuan stimulan perumahan layak huni kepada masyarakat penerima bantuan di halaman kantor Camat Pringgabaya, Lotim. (Ist/Lomboktoday.co.id)

Pelaksanaan program tersebut ditandai dengan dilakukannya sosialisasi dan penyerahan bantuan stimulan perubahan swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2014 di halaman kantor Camat Pringgabaya, Lombok Timur, Jumat (06/6).

Hadir dari Kementerian, Asisten Deputy Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera, Atik Nine Nirani. Sementara dari Pemkab Lotim, hadir mewakili Bupati Lotim adalah Asisten Pemerintahan Setdakab Lotim, Drs H Sahabudiin, Kabid SDA-TTG BPMPD Lotim, Drs Jarwan, camat Pringgabaya dan pejabat dari unsur TNI/Polri.

Ribuan calon penerima manfaat bantuan tersebut, dikumpulkan di halaman kantor camat itu, guna menerima penjelasan mengenai persyaratan yang harus dipenuhi penerima bantuan, tata cara pencairan, tugas dan tanggung jawab Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), jangka waktu serta bahan material yang harus diadakan penerima dari bantuan stimulan sebesar 7,5 juta rupiah.

Di lokasi acara, sudah disiapkan mobil unit layanan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang siap memberikan pelayanan masyarakat untuk membuat rekening dan buku tabungan didampingi TPM masing-masing Kelompok Penerima Bantuan (KPB). Selanjutnya bantuan akan disalurkan pihak kementerian langsung ke rekening penerima paling lambat 30 hari sejak diterbitkannya SP2D.

Asisten Deputy Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera, Atik Nine Nirani, menjelaskan secara panjang lebar mengenai berbagai persyaratan, tata cara pengurusan administrasi bantuan hingga hasil akhir yang diharapkan. Bantuan yang diberikan masing-masing sebesar 7,5 juta rupiah kepada 2.000 orang pada tahun 2014, untuk membangun dan atau meningkatkan rumah tidak layak huni hingga menjadi rumah sehat dan layak huni.

Ditegaskan, penerima bantuan didampingi TPM dalam berbagai proses pencairan bantuan namun tidak dapat diwakilkan oleh pihak lain. Kalaupun calon penerima bantuan meninggal, maka bantuan diberikan kepada ahli waris yang sah. Selain itu bantuan tidak boleh digunakan selain untuk membeli bahan material rumah.

Asisten Pemerintahan Setdakab Lotim, Drs H Sahabuddin, meminta masyarakat untuk menunjukkan rasa syukur dan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya, sehingga menggunakan bantuan stimulan untuk membangun atau meningkatkan rumah agar menjadi sehat dan layak huni.

Diingatkannya, terrealisasikannya bantuan tersebut merupakan hasil perjuangan panjang Pemerintah Daerah sejak mendata hingga mengusulkan ke Kementerian.

Pada tahun 2014 ini, ungkapnya, Pemkab Lotim melalui Dinas Pekerjaan Umum akan melaksanakan Program Pengembangan Perumahan berupa rehabilitasi perumahan masyarakat tidak layak huni  sebanyak 4.000 unit dengan alokasi anggaran sebesar Rp30,08 miliar.

Provinsi NTB juga melalui  program bantuan perumahan bagi masyarakat miskin akan merenovasi  sebanyak 270 unit rumah penduduk miskin di Lombok Timur.

Kepala Bidang SDA-TTG BPMPD, Drs Jarwan, menyebutkan, khusus di Kecamatan Pringgabaya, saat ini terdapat sekitar 5.000-an rumah tidak layak huni dan pada tahun 2014 sekitar 2.000 akan ditangani melalui bantuan Kemenpera. Bila program bantuan tahun 2014 ini sudah diselesaikan dengan baik, maka 3.000 lebih rumah tidak layak huni lainnya akan diusulkan untuk mendapat bantuan.

Namun demikian, dalam rangka menuntaskan rumah tidak layak huni, program bantuan stimulan juga ada yang dialokasikan melalui APBD I dan APBD II serta PNPM Mandiri Perkotaan, imbuhnya. (Zar-Humas)

Kirim Komentar

Leave a Reply