Si Jago Merah Ngamuk, Seorang Bocah Tewas Terpanggang

PEMAKAMAN: Suasana warga saat memakamkan bayi yang meninggal dunia akibat insiden kebakaran. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

PEMAKAMAN: Suasana warga saat memakamkan bayi yang meninggal dunia akibat insiden kebakaran. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG,Lomboktoday.co.id – Sebuah rumah di Desa Montong Terep, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, ludes terbakar akibat si jago merah mengamuk pada Senin malam (30/6), sekitar pukul 19.00 Wita.

Insiden kebakaran itu memakan korban jiwa. Setidaknya seorang anak berusia tujuh tahun yang hendak mau masuk Sekolah Dasar (SD), Muhammad Restu Julian, tewas terpanggang oleh kobaran api di saat sedang tertidur lelap di dalam kamar rumahnya.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id di lokasi kejadian menyebutkan, insiden kebakaran rumah itu berawal ketika ayah korban, Saharli (40 tahun), warga Desa Montong Terep, Kecamatan Praya, Loteng, yang nota bene sebagai penjual bensin, saat itu sedang sibuk melayani salah seorang pembeli bensi sebanyak dua botol.

Nah, pada saat itu tiba-tiba lilin yang dinyalakan sebagai lampu penerang (kebetulan listrik pada malam itu sedang mendapat giliran pemadaman, Red) menyambar bensin. Tak pelak, rumah milik korban pun ludes dilalap si jago merah. Tak hanya itu, sepeda motor pembeli tersebut juga ikut ludes terbakar. Dan yang palingmengenaskan adalah anak korban, Muhamad Restu Julian, berusia tujuh tahun, yang beradadidalam kamar, tewas terpanggang.

‘’Api baru bisa dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran datang untuk memadamkan kobaran api. Setelah itu, baru korban ditolong dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Yatopa Bodak. Tapi naas bagi korban, nyawanya tak berhasil ditolong karena badannya hampir 90 persen dalam kondisi hangus terbakar,’’ kata salah seorang warga setempat, Iwan (30 tahun) kepada wartawan di Praya, Selasa (01/7).

Insiden kebakaran rumah yang menewaskan seorang bocah itu, tentunya membuat warga setempat menjadi panik. Bahkan, beberapa pemilik rumah terdekat berusaha membantu memadamkan api yang membakar rumah milik Saharli tersebut, sebelum mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

‘’Pada malam itu itu juga korban Mummad Restu Julian langsung dimakamkan sekitar pukul 21.30 Wita (malam Selasa, Red) dipemakaman umum yang tidak jauh dari rumah korban.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply