Warga Desa Aik Darek Demo PT Mitra Lombok Gas

DEMO: Puluhan warga Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Loteng, menggelar aksi demontrasi ke kantor PT Mitra Lombok Gas, Pancor Dao, Sabtu (05/7). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
DEMO: Puluhan warga Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Loteng, menggelar aksi demontrasi ke kantor PT Mitra Lombok Gas, Pancor Dao, Sabtu (05/7). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
DEMO: Puluhan warga Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Loteng, menggelar aksi demontrasi ke kantor PT Mitra Lombok Gas, Pancor Dao, Sabtu (05/7). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Puluhan warga Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, yang didampingi LSM Forum Masyarakat Peduli Keadilan (Formapi) NTB melakukan aksi demonstrasi ke kantor PT Mitra Lombok Gas, di Pancor Dao, Desa Aik Darek, Sabtu (05/7), sekitar pukul 11.00 Wita.

Aksi demonstrasi itu digelar untuk menyampaikan protes terkait perekrutan tenaga kerja yang dilakukan oleh PT Mitra Lombok Gas. Dimana, warga menuntut agar ada perwakilan tenaga kerja dari masing-masing dusun yang ada di Desa Aik Darek untuk dipekerjakan di PT Mitra Lombok Gas, sesuai komitmen yang telah disepakai dulu sebelum PT Mitra Lombok Gas mulai dibangun.

Selain itu, warga juga meminta Pemkab Loteng untuk mencabut ijin perusahaan tersebut bila tidak mampu memberdayakan masyarakat sekitar. Karena, dalam penerimaan tenaga kerja tersebut, warga menilai adanya ketidakadilan. Sebab, warga Pancor Dao saja, yang diterima bekerja di perusahaan gas tersebut mencapai 14 orang, sementara dari dusun lain sama sekali tidak ada.

Dalam orasinya, Ketua LSM Formapi NTB, Ihsan Rhamdani mengatakan, pihaknya yang mendampingi puluhan warga Desa Aik Darek hanya menuntuk agar tidak dijadikan hanya sebagai penonton di desanya.

‘’Kami minta supaya ada koordinasi dengan pihak Pemerintah Desa dalam melakukan perekrutan tenaga kerja ini. Kami juga meminta adanya ketransparanan terkait penerimaan tenaga kerja ini,’’ katanya.

Salah seorang warga setempat, Wati menyampaikan hal serupa. Pihaknya menuntut agar masyarakat sekitar diberdayakan. Sehingga ada keterwakilan dari masing-masing dusun untuk dipekerjakan di perusahaan ini.

Sementara itu, Menager PT Mitra Lombok Gas, Tarmizi yang menerima puluhan warga tersebut mengatakan, dalam proses penerimaan tenaga kerja ini, pihaknya sudah melakukannya dengan selektif sesuai surat lamaran yang ada. Mengingat dalam perusahaan ini, mempunyai aturan dalam penerimaan tenaga kerja.

‘’Kami juga baru mulai beroprasi. Kami butuh waktu, sehingga tenaga kerja yang kami butuhkan itu tidak terlalu banyak,’’ katanya.

Meski begitu, diakui bila pihaknya masih membutuhkan tenaga kerja tinggal sembilan orang. Dan saat ini masih menuggu hasil verifikasi pelamar yang sudah memasukan lamarannya.

‘’Bukan hanya dari Pancor Dao saja tenaga kerja yang diterima, tapi dari Praya, Bare Bali juga ada sesuai hasil verifikasi yang dilakukan,’’ ungkapnya.(ROS)

Response (1)

  1. knapa prusahaan PT mitra lombok gas sangat mudahnya di berikan izin usaha? padahal prusahaan ini terletak di tengah2 masyarakat
    resiko dari perusahaan ini kita tahu sendiri bahanya baik lingkungan maupun sosial…
    kami jadi korban sebagai warga di sekitar prusahaan …
    kalian rusak sawah subur kami
    kalian tanamkan tanaman (beton)tak berbunga dan berbuah
    istirahat kami terganggu
    kami mulai sesak karna pencemaran udara
    apakah pemerintah desa akan diam saja meliahat kami yang di bumi hanguskan secara perlahan??
    kalian tidak sadar kita telah ditanamkan bom waktu yang suatu saat akan membumi haguskan kita semua
    periksa AMDAL kembali……
    sayangi anak cucu kita yang akan datang…jangan biarkan generasi kita generasi penyakitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *