Satpol PP Tertibkan Bangunan Illegal di Gili Kondo

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Setdakab Lombok Timur melakukan penertiban dan pembongkaran terhadap enam buah bangunan yang berdiri di Gili Kondo, Kecamatan Sambelia, Lotim, yang dibangun oleh pihak Perama, Jumat (01/8).

Bangunan itu dibongkar lantaran tidak ada ijin dari Pemkab setempat sesuai ketentuan yang berlaku. Terlebih lagi di wilayah Gili Kondo ini, merupakan tanah milik negara yang tidak diperbolehkan untuk mendirikan bangunan.

Sebelumnya, pada Kamis (31/8), rencana penertiban bangunan di Gili Kondo yang dilakukan oleh anggota Satpol PP Setdakab Lotim mendapat perlawanan dari warga yang ada di Gili Lampu saat pulang dari Gili Kondo. Sehingga ini yang menyebabkan empat orang anggota Satpol PP mengalami luka-luka akibat dilempar warga. Dan kasusnya sudah dilaporkan ke aparat kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang ada.

Kepala Satpol PP Setdakab Lotim, Nurhadi Muis saat dikonfirmasi membenarkan bila pihaknya melakukan penertiban dan pembongkaran terhadap bangunan liar yang berdiri di Gili Kondo, yang dibangun oleh pihak Perama. Karena tidak memiliki ijin dari Pemda setempat.

Memang, masyarakat dalam membangun rumah saja, harus ada ijinnya. Terutama Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Apalagi bangunan yang berdiri di Gili Kondo itu, adalah milik Negara. Maka, sudah barang tentu harus mengikuti sesuai aturan yang ada. Namun, pihak Perama tidak menjalankannya.

‘’Jumlah bangunan yang kami tertibkan dan rusak di Gili Kondo sebanyak enam buah, karena tidak memiliki ijin, baik berupa IMB maupun yang lainnya, apalagi tanah itu milik Negara. Kami sudah seringkali mengingatkan kepada pihak Perama, tapi tidak direspon dengan baik,’’ katanya.

Bangunan yang ada di Gili Kondo, lanjutnya, dibangun oleh pihak Perama sudah enam tahun berdiri. Hanya saja, tidak ada ijin untuk mendirikan dari Pemda. Itu sebabnya pihaknya melakukan penertiban terhadap bangunan yang berdiri di Gili Kondo, dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak pemerintah kecamatan Sambelia maupun desa setempat.

‘’Tugas Satpol PP adalah mengamankan dan menegakkan Perda yang telah dibuat oleh Pemda,’’ ungkapnya.

Di tempat terpisah, Camat Sambelia, H Bukhari mengatakan, penertiban bangunan yang berdiri di Gili Kondo yang dilakukan oleh anggota Satpol PP berdasarkan atas perintah Wakil Bupati Lotim, H Haerul Warisin, mengingat bangunan yang ada di Gili Kondo itu tidak ada ijinnya.

‘’Pak wabup yang merintahkan kami untuk melakukan penertiban bersama Satpol PP terhadap bangunan yang ada di Gili Kondo tersebut,’’ ujarnya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *