Copet Babak Belur Dihajar Massa

Pelaku pencopetan asal Makasar babak belur dihajar massa. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
Pelaku pencopetan asal Makasar babak belur dihajar massa. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
Pelaku pencopetan asal Makasar babak belur dihajar massa. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Malang nasib Andi Ilham (45 tahun). Betapa tidak, warga Mattoanging, Desa Bira, Kecamatan Tamalanrea, Kabupaten Makasar, Sulawesi Selatan, babak belur dihajar massa saat melakukan aksi pencopetan di Taman Kota Selong, Lotim, Senin (08/9), sekitar pukul 11.20 Wita.

Beruntung pelaku berhasil dievakuasi oleh anggota Satpol PP Lotim dari amukan warga yang saat itu lagi geram. Setelah itu baru diserahkan ke pihak Polres Lotim untuk proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Adapun korban pencopetan itu yakni Yusi, warga Ketangga, Suela. Antara pelaku dan korban sempat saling tarik-menarik barang bukti. Dan pada akhirnya pelaku berhasil ditangkap massa di Taman Selong, meski sebelumnya sempat berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. Sedangkan teman pelaku berhasil kabur menggunakan sepeda motor.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id, menyebutkan, aksi itu bermula dari korban bersama temannya keluar dari Bank BRI Cabang Selong, seusai mengambil uang sebesar Rp30 juta.

Dimana, korban bersama temannya datang ke Bank BRI menggunakan mobil merk Suzuki Katana DR 641 AF. Setelah itu, korban menuju Taman Kota Selong, dan tanpa diduga oleh korban bila dirinya dibuntuti oleh pelaku dari Bank.

Setelah tiba di Taman Kota Selong, korban selanjutnya memarkir kendaraannya yang tidak jauh dari tempatnya duduk. Saat korban sedang asyik minum es, pelaku menghampiri mobil milik korban yang dalam terkunci, karena di dalamnya ada uang yang diambil dari bank terebut.

Pelaku sempat merusak kunci mobil korban dengan menggunakan obeng, agar bisa mengambil uang yang disimpan oleh korban di dalam mobilnya.

Tapi, aksi pelaku diketahui oleh korban, sehingga terjadi insiden saling tarik menarik antara pelaku dengan korban.

Pelaku kemudian segera melarikan diri meski uang yang berada di dalam mobil itu belum sempat diambil. Warga yang kebetulan ramai pada saat itu, langsung menangkap pelaku, kemudian dihakimi hingga babak belur.

Kapolres Lotim melalui Kasubag Humas, IPTU Komang Samia saat dikonfirmasi membenarkan bila pihaknya telah menerima laporan mengenai pelaku copet yang ditangkap oleh massa di Taman Kota Selong.

‘’Pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolres Lotim guna proses hukum lebih lanjut,’’ ungkapnya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *