Eksekusi Lahan Ricuh, Aparat Vs Tergugat Saling Pukul

EKSEKUSI: Suasana eksekusi lahan di wilayah Kerongkong, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Rabu (10/9). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

EKSEKUSI: Suasana eksekusi lahan di wilayah Kerongkong, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Rabu (10/9). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Eksekusi lahan yang terjadi di wilayah Kerongkong, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Rabu (10/9), berlangsung ricuh. Bahkan, antara pihak keluarga yang kalah dalam perkara tersebut sempat terjadi saling adu pukul saat berusaha menghalangi aparat yang memasang patok.

Pihak tergugat yang perempuan pun berteriak histeris, karena tidak terima atas putusan yang disampaikan pihak Pengadilan Agama Selong. Dimana, hasil putusan itu dinilai tidak adil dan merugikan pihak tergugat.

‘’Kami  tidak terima dengan keputusan ini. Dan ini tidak ada rasa keadilan. Kalau atas dasar ini kami ditangkap, kami tidak takut,’’ teriak tiga orang perempuan dari pihak tergugat.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA), perkara antara Inaq Terum binti Amaq Mera sebagai penggugat dan satu-satunya berdasar amar putusan MA. Kemudian tergugatnya adalah Hj Marhumah dkk, dan dimenangkan oleh pihak penggugat sebagaimana yang dibacakan oleh petugas PA Selong selaku eksekutor.

Kegiatan eksekusi itu mendapatkan pengamanan ketat dari aparat kepolisian Polres Lotim dan dibantu oleh Brimob Polda NTB Kompi Labuhan Haji di bawah pimpinan Kabag Ops Polres Lotim, Kompol Nanang Budi Santoso, S.Ik.

Eksekusi dari awal mulainya sudah terjadi komplin dari pihak tergugat, terutama saat petugas membacakan amar putusan MA tersebut. Beruntung pihak petugas dengan cepat mengamankan lokasi, termasuk meminta pihak yang kalah bila ada keberatan terhadap amar putusan tersebut untuk melakukan keberatan sesuai dengan hukum yang ada.

‘’Kami menghimbau kepada semua pihak yang mencoba untuk berusaha menghalangi jalannya eksekusi ini, maka kami akan bertindak tegas,’’ kata Kasubag Humas Polres Lotim, IPTU Komang Samia saat memberikan himbauan kepada pihak tergugat maupun penggugat dan masyarakat yang menyaksikan jalannya pelaksanaan eksekusi tersebut.

Proses eksekusi lahan itu berjalan aman dan lancar, meski sempat terjadi komplin dan kericuhan antara pihak yang kalah dengan aparat. Tapi, hal itu bias teratasi dengan baik.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply