Warga Lingkar Selatan Gedor DPRD Loteng

2 minutes reading
Thursday, 18 Sep 2014 14:40 0 500 Editor
HEARING: Warga lingkar Selatan saat hearing di gedung DPRD Loteng. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

HEARING: Warga lingkar Selatan saat hearing di gedung DPRD Loteng. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Puluhan warga yang ada di Lingkar Selatan Lombok Tengah mendatangi kantor DPRD Loteng, Kamis (18/9). Kedatangan warga Lingkar Selatan ini tak lain untuk mempertanyakan informasi program jalan usaha tani pada Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah. Pasalnya, program jalan usaha tani beberapa desa di wilayah Selatan, masih banyak yang belum tersentuh.

‘’Maksud dan tujuan kami datang ke sini untuk mempertanyakan informasi tentang program jalan usaha tani yang selama ini beberapa desa di wilayah Selatan ada yang sama sekali tidak pernah disentuh dengan program tersebut. Kalau ada informasi program dari SKPD, mohon untuk disampaikan kepada semua desa, sehingga desa juga tahu program itu. Dengan demikian, semua desa bisa ikut untuk mengusulkan program tersebut,’’ kata Koordinator Aksi, Supardi Yusuf di gedung DPRD Loteng, Kamis (18/9).

Supardi Yusuf mengatakan, banyak desa di wilayah Selatan yang sama sekali belum tersentuh dengan program jalan usaha tani ini. Sementara informasinya ada desa di wilayah lain yang sudah dapat hingga dua atau tiga kali dalam program jalan usaha tani ini.

‘’Kami hanya ingin pemerataan saja. Kalau ada program usaha tani atau program lainnya, kedepannya supaya desa yang belum pernah dapat program itu, supaya diperhatikan oleh pemerintah daerah demi pemerataan,’’ ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Loteng, Irman mengatakan, di dalam melaksanakan kegiatan program itu, perencanaannya sudah sesuai aturan. Jadi, apa yang disampaikan terkait adanya beberapa desa yang tidak dapat program jalan usaha tani ini, itu merupakan bagian dari perencanaan dan keterbatasan program yang ada.

‘’Untuk program jalan usaha tani di Loteng pada tahun ini yang anggarannya dari DBHCHT sebanyak 37 paket. Penyebaran program jalan usaha tani ini, di wilayah Selatan itu ada di beberapa desa, seperti; di Kecamatan Praya Barat, Praya Barat Daya dan di Kecamatan Pujut, yakni di Desa Gapura dan Rambitan. Tapi, mungkin juga beberapa desa di wilayah Selatan masih ada yang belum tersentuh dengan program itu,’’ ungkapnya.

Ketua sementara DPRD Loteng, H Fuadi mengatakan, pihaknya akan memberikan rekomendasi sebagai bahan evaluasi dinas/instansi terkait terhadap adanya desa yang belum tersentuh program jalan usaha tani. Hal itu dilakukan agar desa yang belum pernah mendapatkan program tersebut, kedepannya bisa diakomodir untuk mendapatkan program jalan usaha tani ini.(ROS)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA