Siswi SMKN Pringgabaya Digilir Empat Pemuda

2 minutes reading
Monday, 6 Oct 2014 16:06 0 1072 Editor

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Apes nasib salah seorang siswi SMKN Pringgabaya, Lombok Timur, berinisial NH. Ia digilir oleh empat pemuda yang tidak lain adalah pacar dan teman pacarnya di salah satu rumah, pada Sabtu (27/9) lalu, sekitar pukul 20.00 Wita. Akibatnya, mahkota siswi sekolah kejuruan negeri itu berhasil direnggut oleh pacar dan teman pacarnya.

Kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak Polsek Pringgabaya dengan menangkap satu orang pelaku. Sedangkan tiga pelaku lainnya, kini masih buron karena berhasil melarikan diri ke luar daerah. Tapi, identitasnya sudah diketahui dan masih dalam pengejaran petugas.

Informasi yang berhasil dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan, kasus pemerkosaan ini berawal ketika korban dihubungi oleh pelaku bernama Noverdi Irianto MP melalui SMS atas suruhan pacar korban, yakni Hanan yang saat ini masih buron. Dimana, korban diajak ke rumah Heri di Kampung Jelujuk, Desa Labuhan Lombok. Saat berada di rumah pelaku, Heri, ada temannya bernama Ari. Tapi, Ari keluar dengan alasan untuk membeli nasi goreng. Sedangkan pacar korban, yakni Hanan, menyuruh korban untuk membuka baju dan celana.

Lalu pelaku Apri yang menutup pintu, sedangkan pelaku Hanan mendorong korban hingga ke atas sopa, termasuk membuka resleting celana korban dan pelaku langsung memasukkan kemaluannya ke vagina korban.

Sementara pelaku lainnya menunggu giliran sambil memegang tangan kanan dan kiri korban. Kemudian digilir oleh pelaku lainnya. Setelah selesai, korban diantar pulang oleh salah seorang pelaku. Setibanya di rumah, korban menceritakan apa yang dialami kepada orangtuannya, untuk kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kapolres Lotim, AKBP Dede Alamsyah melalui Kapolsek Pringgabaya, Kompol Eko Mulyadi membenarkan bila pihaknya telah menerima laporan terkait kasus pemerkosaan salah seorang siswi SMKN Pringgabaya oleh empat orang pemuda yang salah satunnya adalah teman dekat (pacar) korban.

‘’Saat ini, pelaku yang sudah diamankan hanya satu yakni Novendi. Sedangkan yang lain masih buron. Dalam kasus ini, pelaku diancam dengan Undang-Undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman di atas 15 tahun penjara,’’ katanya.(SR)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA