Tinggi Kasus Kawin Dini di Lotim

2 minutes reading
Friday, 17 Oct 2014 13:10 0 354 Editor

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kasus kawin di bawah umur (usia dini) 16-19 tahun di wilayah Kabupaten Lombok Timur, cukup tinggi. Bahkan dinilai terbesar dari kabupaten/kota lain di NTB.

‘’Kita tidak bisa pungkiri kalau kasus kawin dini di Lotim yang tertinggi,’’ kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Lombok Timur, Soeroto kepada wartawan di kantornya, Jumat (17/10).

Soeroto mengatakan, untuk tahun 2013 lalu, jumlah kasus kawin dini di Lombok Timur tercatat sebanyak 1.213 kasus. Sedangkan Januari-April 2014, tercatat jumlah kawin dini sebanyak 563 kasus.

Soeroto menjelaskan, tingginya jumlah kasus kawin usia dini ini didominasi usia 16-19 tahun. Jadi, untuk menekan tingginya kawin dini ini, termasuk KB, maka pihaknya secara terus-menerus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Pihaknya menekan angka kawin dini ini, semata-mata dilakukan untuk mengurangi angka jumlah penduduk, selain melalui program KB. Hanya saja, untuk program KB ini, pihaknya kesulitan mensosialisasikan kepada remaja yang kawin usia dini.

‘’Mereka (yang kawin muda), enggan memilih untuk ber-KB atau menunda kelahirannya. Itu sebabnya, sosialisasi masalah program KB ini kita lakukan di sekolah,’’ ungkapnya sembari menjelaskan, pihaknya menargetkan angka usia kawin dini di Lotim melalui sosialisasi di usia 20 tahun.

Bila berbicara masalah UU, menurut Soeroto, memang kasus kawin muda (kawin dini), khusus usia 16 tahun ini, masih diperbolehkan. Lain halnya dengan UU perlindungan, anak usia 16 tahun tidak diperbolehkan untuk kawin dini.(DIM)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA