Warga Desa Pemepek Gedor Kantor BPMP2T

DEMO: Puluhan warga Desa Pemepek saat mendatangi kantor BPMP2T Loteng, untuk melakukan aksi demontrasi, Senin (27/10). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
DEMO: Puluhan warga Desa Pemepek saat mendatangi kantor BPMP2T Loteng, untuk melakukan aksi demontrasi, Senin (27/10). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
DEMO: Puluhan warga Desa Pemepek saat mendatangi kantor BPMP2T Loteng, untuk melakukan aksi demontrasi, Senin (27/10). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Puluhan warga Desa Pemepek, Kecamatan Peringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, mendatangi kantor Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Loteng, Senin (27/10).

Aksi yang dilakukan oleh puluhan warga Desa Pemepek itu, tak lain untuk mempertayakan izin perusahaan beton PT Berkibar Anak Negeri yang ada Dusun Ketiri, Desa Pemepek, Kecamatan Peringgarata. Pasalnya, warga menolak keberadaan perusahaan beton itu, lantaran menggangu lingkungan sekitar.

‘’Maksud dan tujuan kami datang bersama warga untuk mempertayakan izin perusahaan beton dari PT Berkibar Anak Negeri yang ada di Desa Pemepek. Selain itu, warga juga tidak setuju dengan keberadaan perusahaan beton itu, karena sangat menggangu lingkungan sekitar,’’ kata Koordinator Aksi, Nurhadi dalam orasinya, Senin (27/10).

Karena itu, pihaknya menuntut Pemerintah Daerah atau dinas/instansi terkait agar segera menutup perusahaan beton tersebut sebelum warga bertindak tegas.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Perizinan  BPMP2T Kabupaten Lombok Tengah, Supardiono menjelaskan, pihaknya sampai saat ini belum mengeluarkan izin terhadap perusahaan PT Berkibar Anak Negeri.

‘’Perusahaan beton yang ada di Desa Pemepek itu belum mengantongi izin hingga saat ini, karena kami belum mengeluarkan izinnya,’’ katanya.

Sedangkan untuk melakukan penutupan terhadap perusahaan tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Satpol PP terlebih dahulu. Dan apa yang menjadi tuntutan warga, pihaknya akan menyampaikan ke atasannya.

Informasi sebelumnya, warga juga beberapa hari yang lalu sudah melakukan aksi unjukrasa di kantor PT Berkibar Anak Negeri untuk memprotes keberadaan perusahaan beton itu. Namun, hingga saat ini belum juga ada penyelesaiaan dari permasalahan ini.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *