Komnas HAM Datang ke Loteng

Kabiro Penegakan HAM, Johan Effendi. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Kabiro Penegakan HAM, Johan Effendi. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Kabiro Penegakan HAM, Johan Effendi. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Komisi Nasionl (Komnas) HAM mendatangi Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (29/10), sekitar pukul 10.00 Wita.

Anggota tim Komnas HAM yang terdiri dari Kabiro Penegakan HAM, Johan Effendi dan staf Pemantauan dan Penyelidikan, Bayu Pamungkas, Agus Suntoro, mereka diterima Asisten II Setdakab Loteng, Nasrun di ruang kerjanya.

Kedatangan tim Komnas HAM ini, tak lain untuk melakukan klarifikasi terkait laporan sejumlah warga Desa  Kuta terhadap penertiban Roy Pantai Kuta yang dilakukan oleh Pemkb Loteng, pada tahun 2013 lalu.

‘’Kami datang ke sini untuk melakukan klarifikasi terhadap laporan dari sejumlah warga Kuta sebayak 66 orang terhadap penertiban Roy Pantai Kuta yang dilakukan oleh Pemkab Loteng pada tahun 2013,’’ kata Kabiro Penegakan HAM, Johan Effendi kepada wartawan usai pertemuan dengan pihak Pemkab Lotim, Rabu (29/10).

Selain itu, kedatangannya ini juga untuk mencari informasi  terkait laporan warga tersebut, sekaligus melakukan investigasi untuk mengumpulkan data selama empat hari hingga Jumat mendatang. ‘’Jadi, data yang kita terima itu kita akan coba bandingkan dengan data yang ada di Pemda Loteng,’’ ungkapnya.

Dari hasil pertemuan tersebut, Pemkab Loteng melakukan penertiban sesuai dengan Perda Tata Ruang yang ada, bahwa Roy Pantai Kuta itu menjadi area public. Tidak boleh ada bangunan hotel, sesuai Perda Tata Ruang Loteng.

Karena itu, pihaknya menyarankan supaya Pemkab Loteng dan masyarakat melakukan pertemuan, sehingga permasalahan ini bisa diselesaikan. ‘’Pada intinya, permasalahan ini hanya masalah komunikasi yang terhambat,’’ ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Loteng pada tahun 2013 lalu, melakukan penertiban terhadap sejumlah bangunan yang ada di Roy Pantai Kuta, Kecamatan Pujut, Loteng, dan sempat mendapat penolakan dari beberapa warga. Begitu juga sebaliknya, ada juga sejumlah warga yang mendukung langkah Pemkab Loteng untuk melakukan penertiban terhadap Roy Pantai Kuta tersebut.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id, saat ini Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Loteng, HL Putria ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda NTB dalam kasus penertiban salah satu hotel di kawasan Roy Pantai Kuta, Loteng, tahun 2013 lalu. Pemkab Loteng juga akan menyiapkan bantuan hukum untuk melakukan pembelaan terhadap HL Putria.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *