Dede: Pindah Tak Ingin Tinggalin Utang

Mantan Kapolres Lotim, AKBP Dede Alamsyah bersama keluarga disela-sela acara kenal pisah di pendopo bupati Lotim, Senin malam (17/11).
Mantan Kapolres Lotim, AKBP Dede Alamsyah bersama keluarga disela-sela acara kenal pisah di pendopo bupati Lotim, Senin malam (17/11).
Mantan Kapolres Lotim, AKBP Dede Alamsyah bersama keluarga disela-sela acara kenal pisah di pendopo bupati Lotim, Senin malam (17/11). (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Selama menjabat sebagai Kapolres Lombok Timur, AKBP Dede Alamsyah mengatakan, dirinya tidak ingin meninggalkan utang pekerjaan. Sehingga berbagai persoalan yang terjadi, langsung dituntaskan.

‘’Banyak persoalan yang telah saya selesaikan, karena tidak ingin tinggalin hutang pada saat saya meninggalkan Lotim,’’ kata mantan Kapolres Lotim, AKBP Dede Alamsyah saat menyampaikan kesan pesannya pada acara kenal pisah yang digelar di pendopo bupati Lotim, Senin (17/11).

Sehingga, pada saat meninggalkan Lotim ini, situasi Kamtibmas tetap stabil. Jadi, pihaknya meninggalkan institusi Polres Lotim dalam keadaan sehat dan kondusif.

Karena menurut Dede, selama memimpin Polres Lotim, dirinya telah menjalankan tugas dengan baik. Seorang pemimpin itu tidak saja mampu mengelola institusi, tapi bagaimana membawa perubahan ke arah yang baik. Itulah komitmennya dalam menjalankan tugasnya selama memimpin di institusi Polres Lotim.

Dede mengakui, keberhasilan yang dicapai selama pimpin Polres Lotim, tidak terlepas dari dukungan Pemda serta elemen masyarakat selama ini. ‘’Kami selalu bergandengan tangan dengan seluruh elemen masyaeakat, teruatama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Dan saya berharap hal itu dapat diikuti oleh pengganti saya guna menciptakan sejuta kedamaian di Lotim,’’ ungkapnya.

Dibandingkan dengan kabupaten lain, Lotim paling solid dengan FKPD dalam menyelesaikan masalah. Sebelum penegakan hukum ditegakkan, lanjutnya, pencegahan selalu dikedepankan. Bahkan selama dirinya memimpin Polres Lotim, telah berhasil menurunkan angka kasus kriminal mencapai 50 kasus, termasuk dalam penanganan meningkat 50 kasus.

Dede menambahkan, dirinya ingin mengakhiri kepemimpinannya di Polres Lotim dengan cerita yang baik. Meski diakui, sebagaimana manusia pasti ada kekeliruan. Pihaknya ingin semangatanya untuk menjadikan polisi hebat tersebut, ada di setiap personel Polri dalam memberikan pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Lotim yang baru, AKBP Heri Priyanto mengatakan, program yang ditinggalkan oleh AKBP Dede akan dilanjutkan. Dan dirinya juga akan memberikan yang terbaik bagi Lotim, sebagaimana yang telah dilakukan seniornya.

‘’Saya akan meneruskan program yang ditinggal Pak Dede. Dan selama memimpin Polres Lotim, saya akan memberikan yang terbaik bagi Lotim,’’ katanya.

Dirinya juga meminta dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk Pemkab Lotim dalam menjalankan tugas. ‘’Berikan saya masukan sebagai kapolres yang baru. Sebagai bekal dalam menjalankan tugas di Lotim, agar berjalan sebagaimana mestinya, terutama terciptanya Kamtibmas yang kondusif sesuai harapan,’’ ungkapnya.(DIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *