Kantor Desa Serage Dibakar Orang Tak Dikenal

OLAH TKP: Petugas kepolisian Polres Loteng saat melakukan olah TKP atas insiden kebakaran kantor Desa Serage. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
OLAH TKP: Petugas kepolisian Polres Loteng saat melakukan olah TKP atas insiden kebakaran kantor Desa Serage. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
OLAH TKP: Petugas kepolisian Polres Loteng saat melakukan olah TKP atas insiden kebakaran kantor Desa Serage. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Kantor Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, yang ada di Dusun Semaye, diduga dibakar oleh orang tak dikenal, pada Jumat dini hari (21/11), sekitar pukul 04.00 Wita.

Akibat kebakaran itu, semua berkas penting yang ada di kantor Desa Serage, seperti buku arsip desa, mesin tik, buku perpustakaan dan berkas penting lainnya, hangus terbakar oleh si jago merah. Selain itu, plapon di ruang pelayan publik dan ruang kepala desa, juga hampir ludes terbakar.

Kepala Desa Serage, Mese mengatakan, insiden kebakaran kantor desa ini, pertama kali diketahui oleh penjaga malam kantor desa setempat pada pukul 04.00 Wita. Dimana, yang bersangkutan (petugas malam, Red) melihat api dari atap kantor desa tersebut sudah mulai membesar, dan secara spontan meminta tolong kepada warga lainnya.

Mendengar ada yang minta tolong, warga pun berhamburan keluar rumah untuk memberikan pertolongan memadamkan api dengan air. Pihaknya merasa kaget atas insiden kebakaran ini, karena selama ini tidak ada gejolak yang berarti di tengah-tengah masyarakat.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Ketut Tamiana yang dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan barang bukti (BB) dan mengungkap pelakunya.

Untuk sementara, motif kebakaran kantor Desa Serage ini, diduga dibakar oleh oleh orang tak dikenal. Karena, pintu belakang kantor desa dijebol oleh pelaku. Bahkan, bekas sumber api yang ditemukan itu, segaja ditumpuk menjadi satu. Padahal, pihak desa menaruh arsip desa itu di lemari.

‘’Tapi, kami belum dapat memastikan apakah ada orang yang senjaga membakar atau tidak. Karena kami masih melakukan penyelidikan dan olah TKP,’’ katanya.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *