Puskesmas Labuhan Lombok Dirusak Warga

DIRUSAK WARGA: Aksi warga Labuhan Lombok di Puskesmas Labuhan Lombok. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
DIRUSAK WARGA: Aksi warga Labuhan Lombok di Puskesmas Labuhan Lombok. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
DIRUSAK WARGA: Aksi warga Labuhan Lombok di Puskesmas Labuhan Lombok. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Ratusan warga Labuhan Lombok bersama pegawai Puskesmas yang tidak lulus seleksi sebagai pegawai tidak tetap (PTT) melakukan aksi pengerusakan kantor Puskesmas Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Lotim, Senin (05/1), sekitar pukul 08.30 Wita. Aksi tersebut menyebabkan kaca jendela, meja dan satu unit sepeda motor milik pegawai Puskesmas setempat menjadi sasaran amukan massa.

Aksi spontan warga ke Puskesmas Labuhan Lombok, semata-mata sebagai bentuk kemarahannya atas tidak diluluskannya sebagai pegawai honorer dalam seleksi sebagai PTT yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Lotim.

Adapun jumlah pegawai honorer Puskesmas yang mengikuti seleksi sebanyak 23 orang. Tapi, lima orang yang berasal dari Labuhan Lombok dan Pringgabaya dinyatakan tidak lulus, padahal mereka sudah lama mengabdi. Sementara sisanya dinyatakan lulus, padahal mereka belum lama ngejob. Sehingga, hal ini menimbulkan tanda tanya besar, khususnya bagi pegawai yang dinyatakan tidak lulus seleksi sebagai PTT.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan, aksi pengerusakan yang dilakukan oleh warga Labuhan Lombok dan pegawai yang tidak lulus itu, berlangsung dengan cepat. Dan warga mencari kepala Puskesmas untuk meminta pertanggungjawaban atas tidak lulusnya putra asli Labuhan Lombok dalam seleksi PTT tersebut.

Namun, kepala Puskesmas tidak berada di tempat. Sehingga membuat massa langsung melakukan pengerusakan meja yang berada di ruang kepala Puskesmas. Karena yang bersangkutan bersama kepala TU Puskesmas mengamankan diri ke Polsek Pringgabaya.

Massa terus beringas untuk melakukan aksi sambil berteriak meminta pertanggungjawaban kepala Puskesmas. ‘’Kami datang ke sini untuk minta pertanggungjawaban kepala Puskesmas atas tidak lulusnya putra daerah dari Labuhan Lombok,’’ teriak warga.

Setelah puas melakukan aksi dan melakukan pengerusakan, warga pun membubarkan diri dengan tertib, dan berjanji akan melakukan aksi lagi apabila apa yang menjadi tuntutannya tidak direspon baik oleh pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan Lotim.

Di tempat terpisah, Kepala TU Puskesmas Labuhan Lombok, Musabihin menjelaskan, kelulusan ditentukan oleh Dinas Kesehatan Lotim. Sedangkan pihaknya tidak mempunyai kewenangan untuk meluluskan dan tidak mengeluarkan hasil kelulusan.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *