Lagi, Warga Desa Lekor Gedor DPRD Loteng

2 minutes reading
Tuesday, 6 Jan 2015 15:02 0 1131 Editor
HEARING: Suasana warga Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Loteng, saat hearing di kantor DPRD Loteng. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

HEARING: Suasana warga Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Loteng, saat hearing di kantor DPRD Loteng. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Puluhan warga Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, mendatangi kantor DPRD Loteng, Selasa (06/1).

Kedatangan mereka bersama anggota BPD Desa Lekor ke kantor wakil rakyat tersebut, tak lain untuk menyampaikan aspirasinya terkait penyaluran raskin cadangan beras pemerintah (CBP) terhadap warga desa setempat yang diberikan dari pemerintah.

‘’Kami datang bersama warga ke sini untuk menanyakan beberapa hal terkait dengan pencairan dan penyaluran raskin di Desa Lekor. Sehingga, ada transparansi dalam penyaluran raskin CBP yang akan diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat Desa Lekor,’’ kata Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Mustamin.

Mustamin yang juga warga Desa Lekor meminta dalam penyaluran raskin CBP yang akan diberikan pada Januari ini, supaya kepala desa dan aparat desa setempat tidak terlibat. Karena, dalam penyaluran raskin CBP itu, pihaknya hanya percaya kepada sekretaris Desa Lekor.

Tak hanya itu, pihaknya juga menginginkan agar beras CBP itu didropkan di gudang pasar yang ada di depan kantor desa, mengingat di kantor desa sudah tidak memungkinkan.

Sementara itu, Kabag Ekonomi Setdakab Loteng, Masnun menjelaskan, sesuai rekomendasi DPRD Loteng beberapa hari lalu, pembagian raskin CBP tidak dibagikan di kantor desa. Melainkan terlebih dahulu harus ada uangnya, baru bisa dilakukan penyaluran raskin CBP oleh pihak Bulog. Dan dalam penyaluran CBP ini, kata Masnun, secara formal harus ada aparat desa yang terlibat.

‘’Kalau memang sekdes yang dipercayakan, itu bisa saja. Yang penting ada dari pemerintah desa setempat,’’ katanya.

Apabila raskin CBP ini tidak disalurkan hingga 31 Januari 2015, maka akan hagus dan akan dikembalikan. ‘’Apa yang menjadi kesepakan hari ini, jika memang tidak ada masalah, silahkan saja. Saya minta kepada camat supaya melibatkan aparat kepolisian untuk berjaga-jaga saat penyaluran raskin itu nanti,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Camat Janapria, Haji Munir menambahkan, pihaknya siap untuk mengawal dan menyalurkan raskin CBP tersebut ke Desa Lekor. ‘’Kami dari kecamatan siap untuk mengawal penyaluran raskin CBP di Desa Lekor itu,’’ katanya.(ROS)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA