Meningkat Angka Perceraian di Loteng

Wakil Ketua Panitera PA Praya, Amirudin. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Wakil Ketua Panitera PA Praya, Amirudin. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Wakil Ketua Panitera PA Praya, Amirudin. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Pengadilan Agama (PA) Praya, Lombok Tengah mencatat angka perceraian di daerah ini mengalami peningkatan pada tahun 2014 bila dibandingkan tahun 2013 lalu.

Wakil Ketua Panitera PA Praya, Amirudin mengatakan, angka perceraian di Kabupaten Loteng tahun 2014 mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2013 lalu. Sesuai data yang ada, jumlah angka perceraian tahun 2014 mencapai sebanyak 1.219 kasus. Sedangkan tahun 2013, angka percerain mencapai 1.147 kasus.

‘’Jadi, ada peningkatan angka perceraian di Loteng itu sekitar 72 kasus bila dibandingkan tahun 2013 lalu,’’ katanya kepada wartawan di kantornya, Selasa (06/1).

Amirudin menjelaskan, dari jumlah angka perceraian tahun 2014 sebanyak 1.219 kasus itu, terdiri dari cerai gugat sebanyak 557 kasus, cerai talak 69 kasus, dan permohonan itsbat nikah 519 kasus. Sedangkan angka perceraian tahun 2013 sebanyak 1.147 kasus itu, terdiri dari cerai gugat sebanyak 413 kasus, cerai talak sebanyak 46 kasus, dan permohonan itsbat nikah sebanyak 510 kasus.

‘’Dari beberapa kasus perceraian yang ditangani selama ini, yang menjadi faktor penyebab terjadinya perceraian itu diantaranya; karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), cemburu, karena ekonomi, dan tidak ada tanggungjawab atau ditinggal ke luar negeri,’’ ungkapnya.

Selain itu, juga karena ada orang ketiga serta sudah tidak ada keharmonisan dalam keluarga, sehingga terjadi perceraian.

Adapun biaya proses dalam pengajuan perceraian, itu tergantung dari jarak atau lokasi yang mengajukan perceraian. ‘’Maksimal biaya perceraian itu sekitar Rp700 ribu bila lokasinya jauh. Tapi bila lokasinya di sekitar Praya, biayanya sekitar Rp300-Rp400 ribu,’’ ujarnya.

Proses percaraian itu, lanjutnya, paling lama diproses 4 bulan, dan keputusannya tergantung dari hasil persidangan yang digelar. Karena, di dalam persidangan itu, akan jelas permasalahannya.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *