Makam Putra Raja Selaparang Ditemukan di Lendang Nangka

MAKAM: Inilah makam yang ditemukan warga di Lendang Nangka yang diduga makam putra mahkota Kerajaan Selaparang. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
MAKAM: Inilah makam yang ditemukan warga di Lendang Nangka yang diduga makam putra mahkota Kerajaan Selaparang. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
MAKAM: Inilah makam yang ditemukan warga di Lendang Nangka yang diduga makam putra mahkota Kerajaan Selaparang. (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Masyarakat Desa Lendang Nangka digegerkan dengan penemuan yang diduga makam putra mahkota Raja Selaparang, yakni Raden Mas Panji Tilar Negara di pekuburan Timuk Desa, Kampung Bahagia, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Lotim. Dimana, pekuburan tersebut lokasinya lebih tinggi dari pekuburan biasa.

Tapi, untuk membuktikan itu semua, harus dikuatkan dengan penelitian yang dilakukan oleh para ahli sejarah maupun Arkeologi yang mengerti masalah kepurbakalaan.

‘’Kami sangat yakin kalau makam yang ditemukan itu adalah milik putra mahkota kerajaan Selaparang,’’ kata Sekretaris Majelis Adat Sasak (MAS) Paer Timuk, Lalu Malik Hidayat kepada wartawan disela-sela melihat  penemuan makam tersebut, Kamis (15/1).

Malik menuturkan, dirinya melakukan penggalian itu, setelah ada orang dari Pulau Jawa datang ke Lendang Nangka bermaksud untuk mencari lokasi kerajaan Selaparang yang sebenarnya. Kemudian orang itu langsung menuju makam Selaparang di wilayah Suele, tapi dalam ritualnya tidak ada wangsit yang ditemukan di Makam Selaparang tersebut.

Selanjutnya, orang dari Pulau Jawa itu kemudian melakukan ritual di lokasi makam yang ditemukan sekarang ini. Dalam ritualnya, seseorang tersebut berhasil berbicara dengan penghuni makam itu, kalau memiliki hubungan dengan kerajaan Selaparang yang pernah berkuasa di daerah ini.

Begitu juga dengan adanya pesan dari neneknya yang menyatakan kalau di wilayah Lendang Nangka ini terdapat makam yang memiliki hubungan dengan kerajaan Selaparang. Atas dasar itu, dirinya bersama masyarakat mencoba untuk melakukan penggalian di makam yang berada di atas bukit itu.

‘’Dalam jarak dua minggu penggalian itu, kami menemukan makam yang berundak tiga dan di atas terdapat nisan yang terbuat dari batu. Dari beberapa guru sejarah yang datang melihat lokasi itu, juga sangat yakin kalau itu adalah makam raja atau putra mahkota,’’ ungkapnya.

Malik menambahkan, di tempat ditemukan makam itu juga terdapat makam-makam berjumlah sembilan makam. Dimana, makam yang menjadi induknya adalah makam yang diduga makam putra mahkota raja Selaparang. Kemudian menyusul makam lainnya berjejer rapi.

‘’Untuk sementara kami menghentikan penggalian, karena takut nanti batu yang berada di pinggir makam itu ambruk. Kalau memang betul nanti makam yang ditemukan itu adalah makam putra mahkota raja Selaparang, maka nanti kita akan pelihara dengan baik,’’ ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lotim, Lalu Wira Bakti sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi mengenai masalah penemuan makam yang diduga milik putra mahkota raja Selaparang tersebut.(SR)

Response (1)

  1. Ada metode yang sedang dikembangkan Indonesian Royals Heritage Assembly ( I-Rha) atau Paguyuban Nasional Kewarisan Diraja Indonesia ( Pusaka diri) yang disebut Royals Heritage Metods / RHM. Dengan metode ini, dapat ditelusuri tentang makam kuna, sejarah lokus, geneologi material dan sekaligus menyingkap rahasia dibalik artefak & ekofak. Bila ingin mendalami dapat berhubungan dengan Prof. Habib Abdul Hadi Soeleman & DR. Rustuty Rumagesan ( setnas) di Gedung PKRI lantai II Proklamasi Jakarta. Salam..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *