Mobil Kapolsek Pratim Dirusak Orang Tak Dikenal

Wakapolres Loteng, Kompol Ferdyan Indra Fahmi. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Wakapolres Loteng, Kompol Ferdyan Indra Fahmi. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Wakapolres Loteng, Kompol Ferdyan Indra Fahmi. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.idPasca penggrebekan yang dilakukan Satuan Reskrim Polres Lombok Tengah terkait jaringan curanmor (pencurian kendaraan bermotor) di Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Loteng, Kamis kemarin (29/1), berimbas kepada Polsek Praya Timur.

Setidaknya, mobil kapolsek Praya Timur menjadi sasaran oknum tidak bertanggungjawab. Dimana, mobil kapolsek Pratim jenis Kijang itu, dilempari dan dirusak orang tak dikenal pada saat melakukan pemantauan pasca penggrebekan di Desa Bilelando itu.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id di lapangan menyebutkan, kejadian tersebut berawal ketikan Kapolsek Praya  timur, melakukan pengawasan atau monitoring ke Desa Bilelando pasca penggrebekan yang telah dilakukan oleh tim buru sergap (Buser) Polres Loteng.

Sesampainya di TKP (tempat kejadian perkara), mobil orang nomor satu di jajaran Polsek Pratim itu dilempari oleh beberapa orang tak dikenal. Kemudian, kapolsek Praya Timur langsung menuju ke Kuta. Akibat dari insiden tersebut, kaca mobil kapolsek Praya Timur pecah.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Nurodin melalui Wakapolres Loteng, Kompol Ferdyan Indra Fahmi membenarkan kejadian pengerusakan dan pelemparan mobil kapolsek Praya Timur pasca penggrebekan di Desa Bilelando itu.

‘’Kejadian itu terjadi setelah satu jam pasca penggrebekan. Dimana, kapolsek Praya Timur melakukan pemantauan, karena desa itu merupakan salah satu desa sekian banyak jumlah desa di wilayah kerjanya. Dan insiden pelemparan mobil kapolsek Praya Timur jenis Kijang itu merupakan ketidakpuasan dari jaringan curanmor terhadap aksi penggrebekan oleh tim buser Polres Loteng,’’ kata Wakapolres Loteng, Kompol Ferdyan Indra Fahmi kepada wartawan di kantornya, Jumat (30/1).

Pihaknya berjanji tetap akan mendalami kasus tersebut. Terlebih lagi identitas para pelaku sudah dikantonginya.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *