Puluhan Mahasiswa Gedor PLN Praya

Kepala PLN Rayon Praya, HL Muliadi saat menjawab tuntutan mahasiswa dalam aksi demo di depan kantor PLN setempat. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Kepala PLN Rayon Praya, HL Muliadi saat menjawab tuntutan mahasiswa dalam aksi demo di depan kantor PLN setempat. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Kepala PLN Rayon Praya, HL Muliadi saat menjawab tuntutan mahasiswa dalam aksi demo di depan kantor PLN setempat. (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lombok Tengah mendatangi kantor PT PLN Rayon Praya, Loteng, Rabu (04/2).

Kedatangan mereka tak lain untuk mendesak pihak PLN Praya agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di daerah ini, yakni dengan cara tidak lagi melakukan pemadaman listrik.

Koodinator Aksi, Hermanto dalam orasinya mengatakan, atas nama masyarakat Loteng, pihaknya meminta supaya PLN Praya memberikan pelayan terbaik bagi masyarakat. Karena, dengan adanya pemadaman listrik ini, tentunya sangat merugikan masyarakat.

‘’Kami dari PMII Loteng bersama masyarakat menuntut supaya tidak ada lagi yang namanya pemadaman listrik yang terjadi di Loteng ini. Karena, pemadaman listrik itu sangat merugikan semua lapisan masyarakat. Selain itu, kami juga meminta kepada PLN segera tanggap dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di lapangan,’’ katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga ingin melihat sejauhmana komitmen PLN untuk menghentikan aksi pemadaman listrik ini. Karena, jika saja tuntutannya ini tidak bisa dijalankan, maka pihaknya mendesak kepala PLN Rayon Praya segera mundur dari jabatannya.

Sementara itu, Kepala PLN Rayon Praya, HL Muliadi menyatakan, dirinya siap untuk memberikan perubahan ke arah yang lebih baik terhadap pelayanan kepada masyarakat di lingkungan PLN Rayon Praya.

‘’Saya sangat suka dengan perubahan. Jadi, mari kita bersama-sama untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik di PLN Praya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,’’ katanya.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat Loteng pada khususnya, bila ada persoalan yang dilakukan oleh pegawai PLN di lapangan, agar segera dilaporkan. ‘’Saya siap menampung dan menindaklanjuti semua aspirasi masyarakat. Apa pun permasalahannya, supaya disampaikan kepada kami,’’ ungkapnya.

Adapun terkait adanya pemadaman listrik bergilir ini, pihaknya hanya melakukan pelayanan gangguan listrik saja. Tapi, sesuai informasi yang diperoleh bahwa saat ini sedang diuji coba satu unit mesin di Jeranjang, Lombok Barat, untuk menambah daya listrik kebutuhan masyarakat. Sehingga, nantinya tidak terjadi lagi pemadaman listrik bergilir.(ROS)

Response (1)

  1. KAMI PUN SANGAT SETUJU PIHAK MAHASISWA MENYAPAIKAN ASFIRASI MASYAKAT UNTUK PERUBAHAN YANG YANG LEBIH BAIK, TETAPI KAMI SANGAT TIDAK SETUJU JUGA BAGI MAHASISWA TERSEBUT YANG DI BERIKAN KEPERCAYAAN OLEH MASYARAKAT UNTUK MENYAMPAIKAN ASFIRASINYA DENGAN EKTIKA YANG TIDAK SOPAN PADA SAAT ORASI ITU, DENGAN MENUDING ATAU MENUNJUK KEARAH MUKA DIREKTUR PLN RAYON PRAY TERSEBUT DAN SOUZUN YANG BERLEBIHAN TERHADAP PLN RAYON PRAYA, KARNA KAMI TAU PERSIS RAYON PRAYA SKG INI SDH BANYAK PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK SETELAH H.LALU MULIADI DUDUK MEMIMPIN PLN RAYON PRAYA , SEPATUTNYA KITA HARUS BERSYUKUR SAMA MEREKA ITU.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *